BLITAR, JATIMNESIA.COM – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-Alun Kanigoro, Kamis (23/10/2026).
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri, Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan zaman.
Hadir Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan Islam, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Blitar Rijanto bertindak sebagai inspektur apel sekaligus membacakan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.
Dalam amanatnya, Menteri Agama menekankan pentingnya peran santri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Santri diharapkan tidak hanya menjaga tradisi pesantren, tetapi juga menguasai ilmu agama dan teknologi serta terbuka terhadap perkembangan zaman.
Penguatan pesantren juga menjadi perhatian agar lembaga pendidikan tersebut mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Pesan tersebut menegaskan bahwa santri memiliki peluang besar untuk mengambil peran strategis dalam berbagai bidang kehidupan, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan tradisi pesantren yang menjadi landasan pendidikan mereka.
Bupati Blitar Rijanto berharap, momentum Hari Santri Nasional dapat mendorong para santri menjadi penggerak persatuan, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan bangsa.
Ia juga berharap kontribusi santri semakin nyata dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Blitar, yakni “Berdaya dan Berjaya”, sekaligus ikut mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Selain apel peringatan, rangkaian kegiatan HSN 2026 di Kabupaten Blitar juga diisi dengan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah Badan Musyawarah Perguruan Swasta (DPD BMPS) Kabupaten Blitar. Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti.
Kegiatan juga diramaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional 2026.
Penampilan tari kolosal bertajuk “Suluh Peradaban Tanah Perjuangan” menjadi salah satu acara yang menarik perhatian peserta. Rangkaian peringatan kemudian ditutup dengan pertunjukan kembang api.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap santri semakin siap menghadapi tantangan masa depan, memperkuat persatuan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (Adv).
Penulis : DYAN NATALIA









