MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Pengelolaan lahan parkir di Kabupaten Magetan mendapat sorotan tajam dari Fraksi Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Magetan, Kamis (22/10).
Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Magetan, Didik Haryono, menilai, pengelolaan lahan parkir saat ini masih dirasa sangat kurang dan belum bisa mengoptimalkan Pendapat Asli Daerah (PAD).
” Masih sangat kurang. Target kurang sesuai dengan potensi dan pengawasan lemah. Dimana saat ini pengelolaan parkir dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan Dinas Pasar. Yang dalam kenyataanya, target tiap tahun naik seperti tangga besi, naik 10 persen. Dari total pendapatan parkir sekitar Rp1,4 Milyar, biaya operasional mencapai Rp 700 juta. Sehingga pendapatan parkir yang murni masuk PAD hanya sekitar Rp 700 juta”, katanya, Kamis (22/10).
Untuk mendukung optimalisasi PAD dari sektor parkir, fraksi Golkar meminta Bupati melakukan evaluasi terkait dengan Peraturan daerah tentang pengelolaan retribusi jasa parkir.
” Dengan perubahan Perda, kami berharap parkir bisa dikelola oleh pihak ketiga dengan menetapkan target yang realistis dan tetap memberdayakan petugas parkir yang ada”, jelasnya.
Didik optimis apabila rekomendasi yang diberikan itu dilaksanakan maka PAD dari pengelolaan retribusi jasa parkir bisa mengalami kenaikan.
” Yakin sekali, karena pengelolaan lebih efektif dan terukur.” pungkas Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Magetan.
Penulis : JOKO NUGROHO









