Belum Setahun Ayah Meninggal, 4 Anak di Ponorogo Kini Kehilangan Ibu, Pemkab Siapkan Bantuan Pendidikan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita saat mengunjungi 4 yatim piatu anak almarhumah Lu’luatun Nikmah di Desa Banggel Kecamatan Slahung.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita saat mengunjungi 4 yatim piatu anak almarhumah Lu’luatun Nikmah di Desa Banggel Kecamatan Slahung.

PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Belum genap setahun kehilangan ayah, empat anak di Desa Banggel, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, kini harus kehilangan ibu mereka, Lu’luatun Nikmah.

Lu’luatun meninggal dunia di atas sepeda motor saat hendak mencari pengobatan pada Sabtu (17/10/2026). Kepergiannya membuat keempat anak tersebut harus melanjutkan hidup tanpa kehadiran kedua orang tua.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengunjungi rumah duka pada Rabu (21/10/2026). Dalam kunjungan itu, Lisdyarita menyerahkan bantuan berupa persiapan beasiswa, mainan, dan perlengkapan sekolah.

“Hari ini, saya hadir untuk mengunjungi empat anak yang harus menghadapi kenyataan berat, kehilangan orang tua (Bu Lulu dan Bapak Syamsudin, red) yang menjadi tempat mereka bernaung, mendapatkan kasih sayang, dan menggantungkan harapan,” kata Lisdyarita.

Ia menegaskan, perhatian pemerintah terhadap keempat anak tersebut tidak boleh berhenti pada pemberian bantuan sesaat. Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait, pemerintah desa, dan masyarakat untuk memastikan kebutuhan pengasuhan, perlindungan, serta pendidikan mereka tetap terpenuhi.

“Saya ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian. Masih ada keluarga, masyarakat, dan pemerintah yang peduli serta siap membantu sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang ada,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasus Mayat Di Hutan Jati Sampung, Polisi Ponorogo Periksa 4 Saksi.

Lisdyarita mengaku sempat mengira keempat anak tersebut tidak memiliki pendamping setelah kedua orang tua mereka meninggal dunia. Ia bahkan mempertimbangkan agar mereka mendapat kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo dengan pemantauan pemerintah daerah.

Namun, setelah melihat langsung kondisi keluarga, ia mengetahui bahwa keempat anak itu masih tinggal bersama budenya yang bersedia menjaga dan membesarkan mereka.

“Tadinya saya pikir anak-anak ini tidak ada yang menjaga, menemani, dan mendampingi. Sehingga akan kami titipkan di Sekolah Rakyat Ponorogo yang akan kami pantau untuk masa depannya. Ternyata anak-anak tinggal bersama budenya. Jadi masih ada bude-budenya yang siap menjaga dan membesarkan anak-anak almarhumah Ibu Lulu,” jelasnya.

Meski sudah ada keluarga yang bersedia mengasuh, Lisdyarita menilai dukungan pemerintah dan masyarakat tetap diperlukan agar kebutuhan sehari-hari dan pendidikan anak-anak tersebut terpenuhi.

“Semoga bantuan yang diberikan hari ini dapat sedikit meringankan beban mereka. Yang lebih penting, semoga perhatian dan kasih sayang dari kita semua bisa menjadi penguat bagi mereka untuk terus melangkah,” ungkap Lisdyarita.

Baca Juga :  Merdeka Run 2026 Ponorogo Dibanjiri Ribuan Peserta, Tahun Depan Ditargetkan 10.000 Runner.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap anak yatim piatu merupakan tanggung jawab bersama.

“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Ponorogo yang merasa sendirian menghadapi masa depannya,” tegasnya.

Lisdyarita juga mendoakan agar Lu’luatun mendapat husnul khatimah dan keempat anaknya tetap kuat melanjutkan pendidikan hingga meraih cita-cita.

“Semoga Ibu Lulu husnul khatimah, dan anak-anak bisa kuat, sabar untuk bisa melanjutkan sekolah sampai mencapai cita-cita,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Lisdyarita didampingi Kapolres Ponorogo beserta jajaran, Danramil, Dinas Sosial, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), camat, lurah, dan perangkat lingkungan setempat.

Sebelumnya, Lu’luatun ditemukan meninggal dunia di atas sepeda motor di kawasan Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolsek Slahung AKP Pitoyo sebelumnya menyampaikan, Lu’luatun telah menjadi orang tua tunggal sejak suaminya, Syamsudin, meninggal dunia sekitar setahun lalu.

Kini, tiga anak mereka diketahui sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren, sedangkan anak bungsunya ikut bersama Lu’luatun saat peristiwa itu terjadi. Kepergian sang ibu membuat keempat anak tersebut kehilangan kedua orang tua. (adv).

Penulis : ROHMAN

Berita Terkait

Dikira Tak Bernilai, Kendaraan Dinas Tua Pemkab Ponorogo Laku Rp 324 Juta
Tegas!! Pemkab Ponorogo Potong Kabel WiFi Semrawut
DPRD Dan Pemkab Ponorogo Sepakat Bubarkan Perumda Sari Gunung.
2025 UMKM Ponorogo Tembus 75.000, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
62 Jabatan PNS Pemkab Ponorogo Kosong, Komisi A DPRD Desak Mutasi Besar Dilakukan November
DPRD Ponorogo Desak Pemkab Dongkrak UHC 98% Buntut Kasus Anak Agung.
P-APBD Ponorogo 2026 Bertambah Rp 1,1 Miliar, Ini Catatan DPRD
Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Belum Setahun Ayah Meninggal, 4 Anak di Ponorogo Kini Kehilangan Ibu, Pemkab Siapkan Bantuan Pendidikan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dikira Tak Bernilai, Kendaraan Dinas Tua Pemkab Ponorogo Laku Rp 324 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Tegas!! Pemkab Ponorogo Potong Kabel WiFi Semrawut

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:35 WIB

2025 UMKM Ponorogo Tembus 75.000, Pemkab Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

62 Jabatan PNS Pemkab Ponorogo Kosong, Komisi A DPRD Desak Mutasi Besar Dilakukan November

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:58 WIB

DPRD Ponorogo Desak Pemkab Dongkrak UHC 98% Buntut Kasus Anak Agung.

Rabu, 30 September 2026 - 18:32 WIB

P-APBD Ponorogo 2026 Bertambah Rp 1,1 Miliar, Ini Catatan DPRD

Kamis, 24 September 2026 - 10:05 WIB

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Berita Terbaru

Tim Gabungan Pemkab Ponorogo potong kabel FO semrawut di Jalan Sultan Agung yang membahayakan.

PONOROGO

Tegas!! Pemkab Ponorogo Potong Kabel WiFi Semrawut

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:08 WIB

Plt Inspektur Daerah Kabupaten Magetan Imam Fauzi.

Hukum & Kriminal

Program Pokir DPRD Magetan 2025 Jadi Temuan BPK.

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:48 WIB

Pemberian Bansos Miskin Ekstrem

Ekonomi & Bisnis

Puluhan Ribu Keluarga Di Magetan Terindikasi Miskin Ekstrem.

Selasa, 20 Okt 2026 - 18:09 WIB