Diduga Sebabkan Banjir, PKL Lapangan Gulun Maospati Keluhkan Maraknya Bangli.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 29 Mei 2024 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapak - Lapak Di Lapangan Desa Gulun Kecamatan Maospati. ( Septian Bayu/Magetan).

Lapak - Lapak Di Lapangan Desa Gulun Kecamatan Maospati. ( Septian Bayu/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Para pedagang yang menempati lapak- lapak di area Lapangan Desa Gulun, Kecamatan Maospati mengeluh dengan maraknya Bangunan liar (Bangli) yang berdiri di sekitar lapangan.

Pasalnya mereka menduga maraknya Bangli yang dibangun ditalud sepadan jalan sebelah utara lapangan tersebut membuat jalannya air irigasi menyempit dan tersumbat. “ Tenggelam, air sampai masuk warung kalau hujan,“ kata salah satu pedagang diarea Lapangan Gulun, Senin (27/5).

Pun, akibat Bangli tersebut juga menyebabkan tumpukan sampah yang menimbulkan sumbatan air. “ Menimbulkan sampah juga khan itu, bukan warung saya saja, semua pemilik lapak juga kena, “ tambahnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Magetan Copot Jabatan Kades Ngariboyo.

Kepala Bidang ( Kabid) Pengelolaan Barang Milik Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan Bambang Eko Suhardi menyarankan masyarakat dapat melaporkan ke Balai Jalan di Madiun sebab Bangli tersebut dibangun disepadan jalan nasional yang bukan ranah dari Pemerintah Kabupaten Magetan.

“ Itu bukan diatas tanah yang dimiliki Pemkab. Lalu kalau saran saya warga bisa melapor ke perwakilan balai jalan yang ada di Madiun, “ bebernya.

Baca Juga :  Kejari Magetan Kaji Polemik Tanah Aset Di Sarangan.

Pemerintah Desa (Pemdes) Gulun Kecamatan Maospati memastikan akan koodinasi dengan pihak – pihak terkait untuk meminta bantuan agar mendatangkan alat berat untuk mengangkat sampah yang dinilai menyumbat saluran air di talud sebelah lapak.

“ Sudah kami mintakan bantuan untuk mendatangkan berupa alat berat untuk membersihkan talud itu. Serta pihak kami telah melakukan semacam laporan terkait bangunan liar tersebut, “ ungkap Kepala Desa Gulun Sudiyanto.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.
Saat Ribuan Warga Magetan Tinggali RTLH, Pemkab Siapkan Rp 6,7 Miliar Untuk Beli Mobdin Camat.
2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.
Ratusan Warga Magetan Gagal Terima PKH Plus.
Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.
Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.
DPRD Magetan Gelar RDP dengan Distributor, Pupuk Indonesia Hingga OPD Terkait.
Warga Apresiasi Pemkab Magetan Perbaiki Jalan Rusak di Wilayah UPTD PUPR 4 Barat.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 21:36 WIB

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 September 2026 - 21:32 WIB

Saat Ribuan Warga Magetan Tinggali RTLH, Pemkab Siapkan Rp 6,7 Miliar Untuk Beli Mobdin Camat.

Rabu, 23 September 2026 - 16:40 WIB

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Selasa, 22 September 2026 - 18:12 WIB

Ratusan Warga Magetan Gagal Terima PKH Plus.

Minggu, 20 September 2026 - 15:09 WIB

Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.

Selasa, 15 September 2026 - 16:54 WIB

Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.

Selasa, 15 September 2026 - 15:37 WIB

DPRD Magetan Gelar RDP dengan Distributor, Pupuk Indonesia Hingga OPD Terkait.

Senin, 14 September 2026 - 17:45 WIB

Warga Apresiasi Pemkab Magetan Perbaiki Jalan Rusak di Wilayah UPTD PUPR 4 Barat.

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB