Kebijakan Pemkab Magetan, Beli Mobdin Mewah Dikala Ekonomi Rakyat Masih Susah.

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 31 Agustus 2025 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Rusak di Kabupaten Magetan

Kondisi Jalan Rusak di Kabupaten Magetan

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan terkait pembelian Mobil dinas (Mobdin) mewah untuk Bupati Magetan, Wakil Bupati Magetan serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkpimda) dikala ekonomi rakyat lagi susah terkesan kontra kondisi.

Demi tunggangan mewah itu, Pemkab Magetan rela menyedot uang rakyat di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dengan nominal miliaran rupiah.

Padahal faktanya, ribuan warga Kabupaten Magetan masih terdata sebagai Keluarga Miskin (Gakin) dan mendiami Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Baca Juga :  Blangko e-KTP Magetan Terbatas, Diprediksi Tak Sampai Lebaran.

Tidak hanya kondisi ribuan Gakin tinggal di RTLH, sejumlah infrastruktur jalan Kabupaten juga rusak parah, salah satunya jalur penghubung Kecamatan Barat – Kecamatan Karangrejo.

Kepala Bagian (Kabag) Umum Setdakab Magetan Dicong Maleleh mengamini pengadaan mobil dinas baru untuk Bupati, Wabup serta Forkopimda Magetan. ” Wabup Pajero harga 700-an, forkopimda Inova Zenic harga 530-an,” kata Kabag Umum, Minggu ( 31/8).

Baca Juga :  3 Atlit Magetan Berlaga Di PON XXI/2024 Aceh - Sumut.

Berbeda dengan Wakil Bupati dan Forkopimda, Mobil dinas baru untuk Bupati Magetan rencananya akan dibeli pada Perubahan Anggaran Keuangan ( PAK) mendatang. ” Nanti P.A.K,” beber Dicong Maleleh.

Dicong Maleleh tidak merinci type mobil yang akan dipilih Bupati Magetan namun pihaknya telah menyiapkan 4 pilihan diantaranya Pajero, Fortuner, Hyundai dan Inova. ” belum tahu mas, kami sediakan empat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.
Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terbaru

Kepala Dinas PMD Magetan, Parminto Budi Utomo.

Politik & Pemerintahan

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:16 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono.

Politik & Pemerintahan

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Senin, 10 Agu 2026 - 07:30 WIB

Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama Pengurus BPW Peradin Jawa Timur dan BPC Peradin Magetan.

Politik & Pemerintahan

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 7 Agu 2026 - 09:26 WIB