MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Program Merdeka Sarapan yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia membuat sejumlah warga Magetan yang datang kecele, Senin (17/8).
Dari pantauan lapangan, program yang seharusnya baru dimulai pukul 10.00 WIB tersebut malah ludes sebelum jam yang telah ditetapkan panitia. Akibatnya, warga yang telah mendapatkan kupon terpaksa gigit jari akibat tidak kebagian porsi makanan.
” Mengeluh seperti itu semua tadi. Maksudnya apa, tidak sesuai jumlah kupon dengan yang disediakan.” kata salah satu warga, Senin (17/8).
Warga lainnya mengungkapkan telah mendatangi stand makanan satu persatu dan mendapati tidak ada satupun porsi yang tersisa untuk ditukar dengan kuponnya. ” Dapat tiga kupon, sangat disayangkan.” ungkapnya.
Salah satu pedagang mengaku bahwa dirinya hanya diberikan kuota 100 porsi untuk melayani warga yang datang, sisanya pun dijual seperti biasa.
” Untuk pelayanan kupon sudah habis. Tapi bubur masih untuk dijual, saya dapat jatah 100 kupon, yang lain ada cuma yang 50, ada yang 200 tapi pecel, tidak sama.” jelasnya.
Sumber yang dihimpun, ada 2.000 lebih porsi yang telah disiapkan Pemkab Magetan untuk masyarakat Magetan.
” Porsi 2700, dengan harapan masyarakat bisa menikmati”, ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto.
Sementara itu, Sekda Magetan menegaskan bahwa kupon yang disiapkan tidak lain bertujuan untuk mengontrol masyarakat agar tidak ada yang kembali dengan tangan kosong.
” Kupon ini untuk kontrol, jangan sampai masyarakat yang datang tidak kebagian makanan.” pungkas Sekda Magetan.
Penulis : Joko Nugroho









