Dinkes Ngawi Gelar Pelatihan Deteksi dan Intervensi Tumbuh Kembang Anak.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 27 September 2024 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narsum bersama peserta Pelatihan Tumbuh Kembang Dinkes Ngawi. ( Septian Bayu/Ngawi).

Narsum bersama peserta Pelatihan Tumbuh Kembang Dinkes Ngawi. ( Septian Bayu/Ngawi).

NGAWI [Jatimnesia.com] – Ratusan guru Taman Kanak-kanak (TK) serta Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se- Kabupaten Ngawi dihadirkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi untuk dibekali pelatihan Deteksi dan Intervensi tumbuh kembang anak, Jumat (27/9).

Dinkes Kabupaten Ngawi mendatangkan dokter spesialis anak sebagai narasumber untuk berbagi ilmu bagaimana cara mengetahui sekaligus menangani keterlambatan tumbuh kembang pada anak usia dini.

Selain itu, aspek kesehatan mulai dari berat badan anak, perkembangan gigi mulut balita, hingga TBC balita yang berakibat menggangu pertumbuhan.

“ Mulai hari Selasa kemarin 150 guru TK dan PAUD diberikan pelatihan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak, “ kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan (Yankes UKM UKP) Dinkes Ngawi drg. Retno Dewi Sulistiorini, Jumat (27/9).

Baca Juga :  Pawai Budaya Bangga Magetan Cinta Unesa.

Harapanya, ilmu yang diperoleh dapat diemplementasikan kepada anak didik agar mengetahui problem masalah kesehatan yang membuat anak sulit tumbuh secara fisik maupun mental.

“ Simulasi deteksi dini diberikan kepada guru karena setiap saat bertemu dengan anak sehingga bisa membandingkan kesehatan antara setiap anak, apakah sudah wajar atau belum, “ imbuh Retno Dewi Sulistiorini.

Masalah speech delay atau terlambat berbicara pada balita, para guru dihimbau untuk langsung melakukan intervensi apabila ada masalah janggal terkait pertumbuhan yang nantinya bakal dirujuk ke Puskesmas terdekat.

Baca Juga :  SDM Buruh Pabrik Rokok Blitar Dipacu Disperindag.

“ Apabila segera ditangani maka semakin bagus untuk perkembangannya. Dan diharap dengan adanya program tersebut para orang tua tidak menolak, karena demi perkembangan si anak, “ pinta drg.Retno Dewi Sulistiorini.

Salah satu guru yang hadir Intan Widyaningsih, mengaku beruntung bisa menjadi peserta pelatihan dari Dinkes Ngawi tersebut. “ Dengan adanya pelatihan ini nanti bisa di terapkan lagi di lembaga masing-masing, “ pungkasnya.(Adv).

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.
Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.
HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya
Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.
Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.
Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.
Dinas PUPR Ngawi Rekonstruksi Jalan Poros Ngawi – Magetan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:32 WIB

Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:19 WIB

HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:09 WIB

Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:51 WIB

Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:41 WIB

Dinas PUPR Ngawi Rekonstruksi Jalan Poros Ngawi – Magetan

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB