Sambut Pilkada, Warga Berharap Magetan Aman Dan Kondusif.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 November 2024 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banner Terpasang di Pagar Alun -Alun Magetan.

Banner Terpasang di Pagar Alun -Alun Magetan.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Posisi Nizhamul sebagai Penjabat (Pj) Bupati Magetan terus digoyang sejumlah pihak.

Setelah sepekan lalu (23/10), didemo atas dugaan jualbeli jabatan, ada aksi serupa di bundaran Kota Magetan, Kamis (31/10).

Sejumlah orang memasang banner pemberitaan sejumlah media online di bundaran Patung Gubernur Soerjo Magetan.

Aksi merekapun menjadi tontonan masyarakat Magetan yang melintas di area alun-alun Magetan.

Dikonfirmasi jatimnesia, warga berharap Magetan aman dan nyaman menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 27 November mendatang.

Baca Juga :  Hallo Kajari Magetan, Sudah Satu Semester Kasus Dugaan Tipikor Ngariboyo Tidak Ada Kabar.

” Jelang Pilkada harusnya Magetan aman dan nyaman, tapi ini kok sering ada aksi demo, ” keluh Ahmad ( 42) warga Magetan, Kamis (31/10).

Ahmad berharap, kondisi Magetan segera aman agar masyarakat tidak resah, khususnya jelang Pilkada yang akan dilaksanakan akhir bulan mendatang.

” Seharusnya kondisi saat ini tenang dan nyaman, agar masyarakat fokus pada Pilkada, untuk memilih Bupati Magetan dan Wakil Bupati Magetan, ” ungkapnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Magetan Dilantik 10 Agustus 2024.

Diberitakan sebelumnya, Kejari Magetan dan Kapolres Magetan meminta masyarakat yang menjadi korban dugaan jual beli jabatan agar melapor, agar tidak terkesan rumor belaka.

Bahkan, Pj Bupati Magetan Nizhamul memastikan akan memenjarakan oknum yang terlibat jual beli jabatan tersebut jika kabar tersebut benar dan tidak sebatas isu belaka.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.
Dana Hibah Pokir DPRD Masih Terus Mengalir Ditengah Penyidikan Kejari Magetan.
Ratusan Kilometer Jalan Kabupaten Magetan Rusak.
Proyek TPA Botok Diprediksi 150 Miliar, Pemkab Magetan Tunggu Uluran Tangan Pusat.
Tagihan Pajak Bumi Bangunan Warga Magetan Baru Terealisasi 38%.
Ketua Dewan Minta Publik Awasi Bantuan Bupati Magetan Rp 3 Juta Tiap RT.
Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.
Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:53 WIB

Dana Hibah Pokir DPRD Masih Terus Mengalir Ditengah Penyidikan Kejari Magetan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:03 WIB

Ratusan Kilometer Jalan Kabupaten Magetan Rusak.

Senin, 6 Juli 2026 - 16:17 WIB

Proyek TPA Botok Diprediksi 150 Miliar, Pemkab Magetan Tunggu Uluran Tangan Pusat.

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:32 WIB

Tagihan Pajak Bumi Bangunan Warga Magetan Baru Terealisasi 38%.

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:48 WIB

Ketua Dewan Minta Publik Awasi Bantuan Bupati Magetan Rp 3 Juta Tiap RT.

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:05 WIB

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Berita Terbaru

Kepala Dinsos Magetan, Elmy Kurniarto Widodo.

Pendidikan

Sekolah Rakyat Magetan Bakal Dibangun Di Karangrejo.

Kamis, 23 Jul 2026 - 16:48 WIB

Lansia Penerima Program Bansos Bunda Kasih.

Politik & Pemerintahan

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:56 WIB

Rutan Kelas II.B Magetan.

Hukum & Kriminal

Penahanan 6 Tersangka Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Diperpanjang.

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:38 WIB

Kondisi Pasar Sayur Magetan.

Ekonomi & Bisnis

Pemkab Gaungkan Revitalisasi Pasar Sayur Magetan.

Senin, 20 Jul 2026 - 15:50 WIB