Ketua Dewan Berharap Magetan Job Fair Atasi Pengangguran.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Juni 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC PKB Magetan Suratno.

Ketua DPC PKB Magetan Suratno.

MAGETAN [ Jatimnesia.com ] – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan Suratno angkat bicara terkait Magetan Job Fair (MJF) 2025 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Magetan 10 – 11 Mei 2025 kemarin.

Bursa kerja yang dihadiri ribuan pencari kerja tersebut diharapkan mampu menyelesaikan kasus pengangguran di Kabupaten Magetan yang mencapai 13 ribu orang atau sekitar 3,28%.

” Angka laporan terkini angka pengangguran kita khan 13 ribu, dengan adanya lowongan 45 ribu kemarin, sebetulnya kalau bisa terserap warga Magetan sudah luar biasa,” kata Kang Ratno, Jumat ( 13/6).

Baca Juga :  Polemik Proyek PJU Rp 9 Miliar, Pj Bupati Magetan Pilih Ngalah.

Politisi PKB itu memastikan akan mengkaji lebih dalam kategori pengangguran di Kabupaten Magetan mulai jenjang pendidikan serta pendidikan yang akan dikolaborasikan dengan serapan Magetan Job Fair kemarin.

” Kira – kira dari Naker ini capaian khususnya angkatan kerja itu berapa, usia pengangguran itu rata – rata berapa, usia produktif kita berapa, lha nanti kita akan kolaborasi akan sinergi habis Magetan Job Fair kemarin, kita akan evaluasi bersama dengan dinas terkait,” ungkap Ketua DPRD Magetan.

Baca Juga :  Dinkes Ngawi Siapkan Tim Medis 5 Poskes Dijalur Mudik.

Ketua Dewan menegaskan, sesuai amanah Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, peran Disnaker Kabupaten Magetan sebagai penghubung antara dunia kerja dan pencari kerja dari Magetan.

” Kemarin disampaikan dalam Statmen pak Wabup, tugasmu itu sebagai mak comblang, bahasanya makelaran lah, untuk beberapa perusahaan – perusahaan yang siap untuk menampung khususnya tenaga kerja dari Kabupaten Magetan,” pungkas Suratno.

Penulis : septian bayu

Berita Terkait

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.
Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.
Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.
TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:40 WIB

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB

Petugas Sedang Menangani Sampah.

Politik & Pemerintahan

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:02 WIB