Dinkes Ngawi Gandeng Gen Z Kampanye Anti Stunting.

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampanye Cegah Stunting Dinkes Ngawi.

Kampanye Cegah Stunting Dinkes Ngawi.

NGAWI [Jatimnesia.com] – Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi bersama Generasi Z (Gen Z) kampanye anti stunting di alon-alon Ngawi, Sabtu (26/7).

Gen Z merupakan mediator penting untuk menyampaikan informasi kepada generasi muda Ngawi yang kelak menjadi pasangan orangtua.

Kepala Dinkes Kabupaten Ngawi dr Yudono mengatakan, melalui kampanye edukatif serta kreatif itu diharapkan Gen Z dapat peka dan ikut berpartisipasi langsung dalam pencegahan stunting.

” Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyebab, dampak dan pencegahanan stunting. Mendorong keterlibatan aktif remaja dalam upaya kampanye gizi dan kesehatan serta menumbuhkan kesadaran bahwa stunting dapat dicegah sejak remaja, “ jelas Kadinkes Ngawi.

Baca Juga :  Magetan " Bediding", Waspadai Dampak Penyakitnya.

Selain lomba tradisional, kompetisi konten digital anti stunting, live musik juga digelar talkshow pencegahan dan pengenalan stunting dengan narasumber dokter spesialis.

Kadinkes Ngawi berharap, selain upaya menurunkan angka stunting melalui program orang tua asuh dan konvergensi program antar instansi terkait, remaja dapat mengedukasi dan mengimplementasikan ilmunya kepada warga terdekatnya.

” Diharapkan dapa menyebarkan pesan anti stunting secara luas lewat media sosial dan kegiatan langsung, “ harapnya.

Baca Juga :  Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Salah satu peserta kampanye remaja Saka Bhakti Husada pangkalan Puskesmas Kauman, Kecamatan widodaren, Dimas Aji Syah Putra mengatakan, upayanya untuk memberantas penyakit penghambat tumbuh kembang tersebut dengan terjun ke lapangan melalui program Posyandu anak.

” Kagiatannya melalui Posyandu rutin pada anak dan para Ibu untuk monitoring perkembangan anak, melalui itu jika anak terindikasi stunting bisa ditindaklanjuti lebih, ” bebernya.

Penulis : septian bayu

Berita Terkait

Bupati Ngawi Moratorium Rekrutmen ASN.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
Dinkes Ngawi Siapkan Tim Medis 5 Poskes Dijalur Mudik.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.
Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.
Maskin Ngawi Tak lagi Dapat BLT DBHCHT.
BKN Award 2025, Pemkab Ngawi Terbaik 2 Nasional Pengelolaan Manajemen Talenta ASN.

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:22 WIB

Bupati Ngawi Moratorium Rekrutmen ASN.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:52 WIB

Dinkes Ngawi Siapkan Tim Medis 5 Poskes Dijalur Mudik.

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:37 WIB

Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:46 WIB

Maskin Ngawi Tak lagi Dapat BLT DBHCHT.

Senin, 1 Desember 2025 - 22:31 WIB

BKN Award 2025, Pemkab Ngawi Terbaik 2 Nasional Pengelolaan Manajemen Talenta ASN.

Berita Terbaru

Arus Lalu Lintas Diwilayah Magetan.

Hukum & Kriminal

Kejari Magetan Ingatkan Warga Segera Tarik Dana Sisa Tilang.

Selasa, 21 Apr 2026 - 15:41 WIB

Kabag Kesra Setdakab Magetan Dian Maheru Robby.

Politik & Pemerintahan

Pemkab Magetan Habiskan Rp 600 juta Fasilitasi Calon Jamaah Haji.

Rabu, 15 Apr 2026 - 16:45 WIB

Komisi C DPRD Magetan RDP Stakeholder Bahas Persiapan Pemberangkatan CJH.

Politik & Pemerintahan

Komisi C RDP Bahas Persiapan Pemberangkatan CJH Magetan.

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:50 WIB