MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magetan Tahun 2027 di Pendopo Surya Graha, Kamis (26/3).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penjaringan Musrenbang tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan yang telah dilakukan sebelumnya dengan hasil masukan serta saran dari berbagai pihak terkait dan masyarakat.
Tema pembangunan Kabupaten Magetan tahun 2027 adalah ” Penguatan Infrastruktur Ekonomi Untuk Peningkatan Kesejahteraan Yang Merata “ dengan sejumlah prioritas pembangunan meliputi SDM yang handal, komoditas unggul, birokrasi tanggap, masyarakat sejahtera, ekonomi kuat, infrastruktur dan Magetan harmonis.
” Selain itu pemerintah Kabupaten Magetan senantiasa berkomitmen dalam mendukung program Nasional percepatan penanganan stunting guna mewujudkan generasi yang berkualitas menuju Indonesia emas di tahun 2045″, kata Bupati Magetan Nanik Sumantri, Kamis (26/3).
Nanik memastikan bahwa perencanaan untuk tahun 2027 diambil dari berbagai data terpercaya sehingga nantinya memberi dampak nyata terhadap masyarakat utamanya dalam hal pengentasan kemiskinan.
” Datanya itu harus betul-betul valid, jadi tidak hanya laporan tapi harus berbasis datanya itu memang betul-betul ada, jadi tidak boleh ada hanya tulisan. Untuk mendata kemiskinan di Kabupaten Magetan ini, nanti kita bekerja sama dengan BPS maupun dengan Dinsos, jadi nanti kita sinkronkan”, jelas Bupati Magetan.
Selain menyerap masukan dari berbagai stakeholder, akademi, organisasi masyarakat serta pihak-pihak terkait, dalam momentum tersebut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Magetan juga turut menyumbang kajian serta serapan aspirasi dari masyarakat yang telah ditampungnya.
” InsyaAllah dari sembilan ratus lima belas usulan sinergi bersama pemerintah ini akan menjembatani baik nanti kecamatan, desa dan kabupaten”, tambahnya Ketua DPRD Magetan, Suratno.
Sebagai informasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan Pemkab Magetan untuk sosialisasi sensus Ekonomi 2026 oleh BPS serta peluncuran inovasi Anting Emas 2.0 sebagai bentuk peningkatan layanan kesehatan di tengah masyarakat. ( adv).
Penulis : joko nugroho








