Helat Kemilau Pekan Raya Perdana, Pemkab Ponorogo Sajikan Kreasi Inovator Lokal dan Hiburan Gratis.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perhelatan perdana Kemilau Pekan Raya 2026 menyuguhkan hiburan,pameran inovatif dan bazar UMKM.

Perhelatan perdana Kemilau Pekan Raya 2026 menyuguhkan hiburan,pameran inovatif dan bazar UMKM.

PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Pemerintah Kabupaten Ponorogo menggelar Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 pada 3–6 November 2026.

Mengusung konsep kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), kegiatan ini memadukan pameran inovasi dan teknologi (inotek), bazar UMKM, ekonomi kreatif, Festival Musik Antarpelajar, hingga konser musik untuk masyarakat.

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan, kegiatan perdana ini menjadi upaya pemerintah daerah menghadirkan ruang baru bagi inovator lokal sekaligus menggali potensi yang dapat mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Antusiasme dari kalangan pendidikan dan peserta lainnya bahkan melampaui perkiraan awal penyelenggara.

“ Kami ingin ini, adanya Inotek ini bisa membangkitkan PAD ke depannya. Ternyata antusias dari masyarakat, siswa-siswi, dan peserta semuanya sangat luar biasa,” kata Lisdyarita, Rabu (28/10/2026).

Lisdyarita menegaskan, berbagai OPD terlibat dalam acara ini, tidak sekadar menyatukan program unggulan dalam satu pameran, tetapi juga diharapkan memperkuat kolaborasi dalam pelayanan publik.

Baca Juga :  DKPP Kabupaten Blitar Optimalkan DBHCHT Dengan Bangun JUT dan Irigasi untuk Poktan.

“Jadi kolaborasi, ini kan untuk ke depannya untuk pelayanan juga. Saya yakin ini semua bentuk wujud dari teman-teman OPD untuk ke masyarakat,” ujarnya seraya mengajak masyarakat datang dan melihat langsung inovasi serta produk yang dipamerkan.

Ketua Harian Pelaksana Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026, Judha Slamet Sarwo Edi, menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk mengangkat potensi daerah yang selama ini belum banyak diperkenalkan kepada masyarakat.

Setiap OPD diminta menampilkan keunggulan dan inovasi masing-masing, salah satunya pameran inovasi dari unsur sekolah, perguruan tinggi, dan perangkat daerah yang dikoordinasikan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Karya peserta juga dinilai oleh tim dari Universitas Brawijaya dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk menentukan inovasi terbaik yang akan mendapat penghargaan.

Selain inovasi teknologi, pekan raya ini menghadirkan bazar UMKM sebagai sarana promosi produk lokal, serta pameran ekonomi kreatif, kuliner, kopi, dan produk komersial, termasuk kendaraan listrik.

Baca Juga :  Aktivis Soroti Proses Penggantian Ketua DPRD Magetan.

Disbudparpora juga kembali memfasilitasi Festival Musik Antarpelajar yang melibatkan pelajar SMA sederajat dan mahasiswa.

Menurut Judha, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas yang selama ini belum banyak mendapat wadah.

Rangkaian acara juga mencakup Tax Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang tertib membayar pajak.

Tak hanya mengandalkan pameran inovasi dan bazar UMKM, Kemilau Pekan Raya Ponorogo 2026 juga disiapkan sebagai ruang hiburan bagi masyarakat.

Last Child dijadwalkan tampil pada pembukaan, sedangkan Darboy Band dan Kidnap Flanela akan mengisi penutupan.

Daya tarik lainnya adalah pameran kendaraan listrik, termasuk BYD, yang disebut akan hadir secara khusus.

Kehadiran produk otomotif tersebut dapat memperluas sajian pameran, tidak hanya menampilkan inovasi dari sekolah dan OPD, tetapi juga perkembangan teknologi kendaraan listrik. (Adv).

Penulis : ROHMAN

Berita Terkait

78 Inovator Ikuti Ajang Inotek Award’s Ponorogo 2026, Baperida: Langkah Nyata Dongkrak IID.
Kasus TBC Di Magetan Tembus Ribuan Penderita.
Dana Transfer Ponorogo Dipangkas Rp 142 Miliar, DPRD Soroti Nasib Infrastruktur Desa Hingga Utang PEN.
Kasus Mutilasi Istri Siri dan Balita di Madiun, Korban Sempat Tinggal 4 Bulan di Ponorogo.
Ibu dan Anak Balita Warga Bogor Dibantai Di Madiun.
Residivis Spesialias Bobol Masjid dan Mushola Keok Di Magetan.
Polres Ponorogo Kerahkan 278 Personel Dalam Operasi Patuh Semeru 2026
Kantongi Izin Kemenhut, TPA Baru Ponorogo Siap Dibangun Tahun Depan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Helat Kemilau Pekan Raya Perdana, Pemkab Ponorogo Sajikan Kreasi Inovator Lokal dan Hiburan Gratis.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:23 WIB

78 Inovator Ikuti Ajang Inotek Award’s Ponorogo 2026, Baperida: Langkah Nyata Dongkrak IID.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Kasus TBC Di Magetan Tembus Ribuan Penderita.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Dana Transfer Ponorogo Dipangkas Rp 142 Miliar, DPRD Soroti Nasib Infrastruktur Desa Hingga Utang PEN.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ibu dan Anak Balita Warga Bogor Dibantai Di Madiun.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:31 WIB

Residivis Spesialias Bobol Masjid dan Mushola Keok Di Magetan.

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Polres Ponorogo Kerahkan 278 Personel Dalam Operasi Patuh Semeru 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Kantongi Izin Kemenhut, TPA Baru Ponorogo Siap Dibangun Tahun Depan

Berita Terbaru

Panorama Pantai Pasir Putih Trenggalek

Pariwisata

Melancong Ke Trenggalek, Pantai Indah, Makanan Murah.

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:47 WIB

Ilustrasi TBC

Kesehatan

Kasus TBC Di Magetan Tembus Ribuan Penderita.

Selasa, 27 Okt 2026 - 15:58 WIB