Dewan Magetan Soroti PAD Wisata Dan Kualitas Kelas Lembaga Pendidikan.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legislator Partai Golkar Didik Haryono ( Peci), Legislator Partai Demokrat Wahyu Kurniawan.

Legislator Partai Golkar Didik Haryono ( Peci), Legislator Partai Demokrat Wahyu Kurniawan.

MAGETAN [ Jatimnesia,com] – Sejumlah fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menyoroti berbagai permasalahan di Kabupaten Magetan, Jumat ( 4/7).

Fraksi Golongan Karya (Golkar) menyoroti pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pariwisata.
” Dicatatan temuan audit BPK sangat jelas bahwa Sistem Pengendalian Internal (SPI) pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu buruk, karena buruknya SPI maka tingkat kebocorannya sangat mungkin terjadi dan cukup besar,” kata Legislator Partai Golkar, Didik Haryono, Kamis (3/7).

Didik memastikan, jika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ( Disbudpar) berani menerapkan e-Tiket PAD Telaga Sarangan optimis tembus Rp 350 Miliar.

“ Kalau berani pakai elektrifikasi pada pengelolaan parkir, retribusi di Sarangan dan seterusnya, saya yakin tahun depan bisa diangka 350 miliar,” jelasnya.

Baca Juga :  Dalam Hitungan Jam, Musda XI DPD Golkar Magetan Ditunda.

Sementara itu, Fraksi Partai Demokrat, fokus pada kualitas lembaga pendidikan di Kabupaten Magetan yang dinilai masih ada yang kurang layak atau kurang standart.

“ Sorotan kami terkait masalah pendidikan, terutama kondisi kelas belajar mengajar yang cukup banyak yang kondisinya tidak sesuai standar,” kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Magetan, Wahyu Kurniawan, Kamis (3/7).

Dibeberkan Wahyu, tidak sedikit ruang kelas sekolah – sekolah di Kabupaten Magetan masih menggunakan dinding semi permanen.

“ Jadi itu sangat berbahaya untuk kondisi anak-anak apabila nanti mungkin ada angin atau sebagainya. Kedua tentunya kenyamanan, yang namanya belajar itu antara satu ruang dengan ruang yang lain harusnya itu kedap jadi mungkin suaranya juga sampai ke kelas sebelah jadi konsentrasi belajar agak terganggu,” paparnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Blitar Apresiasi Kesuksesan Pilkada 2024

Menanggapi Pandangan Umum (PU) Fraksi DPRD Magetan, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti mengaku akan memberikan jawaban pada paripurna jawaban Bupati Magetan atas Rancangan Peraturan Daerah Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2024.

“ Nanti apa yang disampaikan oleh fraksi-fraksi ini akan kita tanggapi dan kita jawab, nanti akan dibahas di persidangan berikutnya,” tegas Bupati Magetan.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB