Disbudpar Magetan Minta Wisatawan Waspadai Cuaca Ekstrem.

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 26 September 2024 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Obyek Wisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

Obyek Wisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan. ( Joko Nugroho/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Merespon cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Magetan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menghimbau pengelola obyek wisata untuk meningkatkan kewaspadaan bencana alam, Kamis (26/9).

Himbauan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Disbudpar Nomor 500.13/797/403.102/2024 tentang himbauan antisipasi bencana pada daya tarik wisata yang telah disebar ke pengelola obyek wisata di Kabupaten Magetan.

” Kami sudah menyampaikan surat kepada para pengelola daya tarik wisata untuk antisipasi terjadinya bencana pada tempat wisata, ” kata Kepala Disbudpar Magetan Joko Trihono melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Pariwisata Disbudpar Magetan Eka Radityo, Kamis (26/9).

Baca Juga :  Pembelian Langsung Mobdin Pajero Mantan Pimpinan DPRD Magetan : Terancam Terganjal Permendagri Pengelolaan BMD.

SE Disbudpar menyebut sejumlah poin penting yang harus dipatuhi pengelola wisata di Kabupaten Magetan meliputi mitigasi bencana, pemasangan papan himbauan, penyiapan jalur evakuasi, pemangkasan ranting pohon hingga pemantauan cuaca melalui aplikasi atau website Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Eka Radityo menambahkan, demi keselamatan pengunjung ditengah cuaca ekstrem, pengelola obyek pariwisata bisa mengambil opsi penutupan jika diperlukan.

” Kalau memang kondisinya sangat parah dan tidak memungkinkan untuk dikunjungi ya bisa ditutup sementara sampai menunggu kondisi membaik, “ungkapnya.

Baca Juga :  Sarangan Viral Lagi, Wisatawan Mengaku Digebuk Harga Makanan.

Kabid Pengelolaan Pariwisata Disbudpar Magetan juga memberikan peringatan kepada pelancong untuk terus memperhatikan himbauan peringatan yang ada di lokasi ataupun saat melakukan perjalanan menuju lokasi.

” Wisatawan harus berhati-hati terutama pada saat melakukan perjalanan di area atau akses menuju tempat wisata, itu khan juga biasanya banyak pepohonan, juga harus diantisipasi karena yang paling sering terjadi khan adanya pohon tumbang, ” pungkas Eka Radityo.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.
Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.
Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.
Sektor Pariwisata Magetan Terdampak Ekonomi Lesu.
H+1 Lebaran, Tidak Ada Penumpukan Kendaraan Di Jalur Wisata Magetan.
Tradisi Larung Sesaji Telaga Sarangan Magetan.
Harga Mamin Di Sarangan Magetan Dikeluhkan Mahal.
Serunya liburan di Mojosemi Forest Park Magetan.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:46 WIB

Pemkab Magetan Rubah TPS Sarangan Jadi RTH.

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:24 WIB

Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:06 WIB

Sektor Pariwisata Magetan Terdampak Ekonomi Lesu.

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:01 WIB

H+1 Lebaran, Tidak Ada Penumpukan Kendaraan Di Jalur Wisata Magetan.

Sabtu, 17 Januari 2026 - 10:41 WIB

Tradisi Larung Sesaji Telaga Sarangan Magetan.

Kamis, 8 Januari 2026 - 06:57 WIB

Harga Mamin Di Sarangan Magetan Dikeluhkan Mahal.

Sabtu, 13 Desember 2025 - 18:35 WIB

Serunya liburan di Mojosemi Forest Park Magetan.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB