Gula Aren Organik Desa Temon Pacitan Tembus Pasar Dunia

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji mendapingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (RI), Yandri Susanto

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji mendapingi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (RI), Yandri Susanto

PACITAN, JATIMNESIA.COM – Gula aren organik Desa Temon, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan memasuki pasar global.

Produk olahan Desa Sejahtera Astra (DSA) Temon Agro Lestari itu berhasil menembus pasar internasional.

Ekspor perdana dilepas Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (RI), Yandri Susanto langsung dari produsen Gula Aren Organik Desa Temon Kecamatan Arjosari.

Selain Turut Menteri Desa pelepasan eksport juga dihadiri Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Daerah Tertinggal Tabrani, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, HESRD Astra Diah Suran Febrianti serta Forkopimda Pacitan.

Baca Juga :  Jumat 25 April 2025, KPU Tetapkan Pemenang Pilkada Magetan.

“Ini kerja luar biasa, kolaborasi dari teman-teman lembaga termasuk Astra. Kolaborasi ini akan kami terus majukan akan kami giatkan untuk menyukseskan program dari Kemendes yaitu desa ekspor,”Kata Menteri Yandri Susanto, Kamis, 12 Februari 2026.

DSA Temon gelar ekspor perdana gula aren organik dengan negara Malaysia, Belanda dan Australia dengan kapasitas pengiriman kurang lebih 6 ton setiap bulan.

Mendes berharap agar produsen bisa  menjaga kepercayaan pasar, melalui tiga kunci yang harus diperhatikan adalah menjaga kualitas produk, mempertahankan kwantitas produk serta mempertahankan kontinuitas. Menciderai kepercayaan pasar akan sangat merugikan karena mencoreng nama baik .

Baca Juga :  Debat Publik Pilkada Pacitan, Paslon Aji-Gagarin Dinilai Tampil Apik.

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji sangat mengapresiasi dan bangga karena produk lokal dari Pacitan bisa memasuki pasar dunia.

” Kita tidak bisa kerja sendiri kita juga tidak bisa memajukan sendiri kita harus berkolaborasi,” ungkapnya.

Selain gula aren, bupati Indrata Nur Bayuaji optimis komoditas lain di Pacitan juga berpeluang besar dikembangkan seperti kelapa, kopi serta kakao.

” Hasil bumi di Pacitan sangat banyak seperti kelapa, kopi dan kakao. Jadi komoditas ini juga sangat berpeluang besar untuk dikembangkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.
Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.
Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.
Pemkab Pacitan Digelontor 70 Miliar Untuk Atasi Banjir Kota dan Normalisasi Sungai Grindulu.
Tradisi Rontek Gugah Sahur Di Pacitan Kondusif
Baru Diresmikan Gubernur Jatim, Jalan Wisata Mangrove Park Dan Lanal Pacitan Rusak Parah
12 Pasangan Di Pacitan Jalani Sidang Isbat.

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:02 WIB

Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:27 WIB

Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:42 WIB

Pemkab Pacitan Digelontor 70 Miliar Untuk Atasi Banjir Kota dan Normalisasi Sungai Grindulu.

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:05 WIB

Tradisi Rontek Gugah Sahur Di Pacitan Kondusif

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:26 WIB

Baru Diresmikan Gubernur Jatim, Jalan Wisata Mangrove Park Dan Lanal Pacitan Rusak Parah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:16 WIB

Gula Aren Organik Desa Temon Pacitan Tembus Pasar Dunia

Berita Terbaru

Kantor Dinas Dikpora Kabupaten Magetan.

Pendidikan

Pendaftar Beasiswa Magetan Overload.

Rabu, 1 Apr 2026 - 10:09 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa  melaju di sirkuit Suryo

Politik & Pemerintahan

Gubernur Jatim Namai Sirkuit Suryo Magetan.

Senin, 30 Mar 2026 - 07:37 WIB

Bupati Magetan Nanik Sumantri.

Politik & Pemerintahan

Bupati Magetan Tunggu Regulasi Penerapan WFH ASN.

Jumat, 27 Mar 2026 - 15:35 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono.

Pariwisata

Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:24 WIB