PACITAN, JATIMNESIA.COM – Jalan aspal (hotmix) ke kawasan wisata Watu Mejo Mangrove Park dan Pangkalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) rusak parah, diduga akibat dilalui kendaraan roda 6 yang membawa material, Kamis, 26 Februari 2026.
Padahal jalan ini baru Desember tahun 2025 lalu diresmikan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.
Dana miliaran rupiah yang digelontorkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim ke wilayah ini seakan mubazir.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (PJJ), Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina marga Propinsi Jawa Timur Kabupaten Pacitan, Budi Harisantoso, mengamini jika dana proyek jalan ke kawasan wisata Watu Mejo Mangrove Park dan Pangkalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) tersebut dari Pemprov sebesar Rp 2 miliar lebih.
” Itu merupakan jalan penugasan dari Gubernur dan itu merupakan jalan masih milik Pemkab Pacitan, tapi pelaksanaan penganggarannya lewat provinsi. Dana yang dipakai lebih dari 2 miliar rupiah,” kata Budi Harisantoso, Kamis (26/2).
Menurut Budi, proyek jalan yang dikerjakan oleh CV Setio Satuhu milik PT Ratna Grup akan bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut.
” Pihak pelaksana akan bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut, karena masih dalam tahap pemeliharaan,” imbuhnya.
Menurut Budi, kerusakan jalan tersebut faktor cuaca serta banyaknya kendaraan roda 6 bermuatan berat membawa material.
” Murni karena cuaca di Pacitan dalam beberapa bulan ini hujan terus menerus dan juga banyaknya kendaraan roda 6 bermuatan berat,” pungkasnya.
Penulis : Apriyanto








