Kantor Pajak Ponorogo Sita Barang Pengusaha Alsintan.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Unit Alsintan Yang Disita Oleh Kantor Pajak.

Sejumlah Unit Alsintan Yang Disita Oleh Kantor Pajak.

PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ponorogo menyita 4 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa mesin pemanen padi jenis mini combine harvester, Jum’at (19/9).

Empat unit mesin itu berasal dari produsen Alsintan yang tidak mampu membayar pajak periode tahun 2022 dan 2023 lalu. Penyitaan dilakukan pada tanggal 16 September lalu oleh petugas.

” Ini dipicu dari tunggakan wajib pajak. Setelah jatuh tempo tunggakan wajib tadi.” Kata Kepala KPP Pratama Ponorogo, Ali Machfud, Jum’at (19/9).

KPP Pratama Ponorogo mengaku telah melayangkan surat peringatan kepada wajib pajak terkait tunggakan itu.

” Surat teguran itu, jangka waktu 14 hari. Kalau surat teguran itu 14 hari belum juga dilunasi, maka kami melakukan surat paksa. Kemudian kami tindaklanjuti dengan penyitaan sesuai dengan keinginan wajib pajak barang yang disita,” jelas Ali Machfud.

Baca Juga :  KAKEK DI PONOROGO RUDA PAKSA ANAK 7 TAHUN SELAMA 2 TAHUN.

Pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaannya Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun untuk segera dilakukan lelang terhadap 4 unit Alsintan sitaan tersebut, nantinya apabila tidak laku maka Kantor KPP Ponorogo bakal melirik aset lain yang bisa dilelang.

” Kalau dari wajib pajak memberikan nilai sekitar 50 juta, itu taksir dari wajib pajak per unitnya. Tapi kalau dari kami sendiri, nanti kami menunggu dari petugas KPKNL untuk melakukan penilaian. Kalau memang dinyatakan oleh pejabat lelang tidak bisa, ya kami akan beralih ke aset yang lain,” ujar Kepala KPP Pratama Ponorogo.

Baca Juga :  DPC PDIP Magetan Buka Pendaftaran Cabup-Cawabup

Disisi lain, Direktur PT Mitra Maharta, Agus Zamroni, mengaku tidak mampu membayar pajak akibat sejumlah pesanan tidak kunjung diambil.

” Keadaanya setelah dipesan banyak yang inkonsisten hanya diambil 81 dari total 1000. Yang belum diambil banyak nilainya hampir 100 miliar barang di dalam itu,” ungkapnya.

Akibat itu, dirinya harus rela memberikan sejumlah unit Alsintan sebagai upaya memenuhi kewajiban sebagai warga negara.

” Kami tidak mampu membayar denda pajak dan akhirnya saya serahkan mesin karya saya kepada negara,” pungkasnya.

Berita Terkait

Admin Medsos Di Ponorogo Jadi Tersangka.
Inovasi SAKTI RSUD Bantarangin Ponorogo, Hasil Rontgen Bisa Dikirim ke Pasien Tanpa Cetak Film
Ribuan Penonton Padati Pembukaan Kemilau Pekan Raya Ponorogo, Last Child Jadi Magnet
Tekan Biaya Produksi Petani Tembakau, Ponorogo Gelontorkan DBHCHT Rp 3 Miliar
Dorong Kesetaraan Gender, Plt Bupati Ponorogo Ingin Banyak Perempuan Duduki Jabatan Esellon II dan III
Telaga Ngebel Hadirkan Atraksi Wisata Malam, Pemkab Ponorogo Bidik Peningkatan PAD
Dituding Ancam Ketersediaan Air, Pegiat Lingkungan Ponorogo Desak Proyek Geotermal Dihentikan
Puluhan Lapak PKL di Bibir Telaga Ngebel Ponorogo Akan Dibongkar, Pedagang: Seharusnya Ada Sosialisasi Dulu!

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:57 WIB

Admin Medsos Di Ponorogo Jadi Tersangka.

Rabu, 4 November 2026 - 16:36 WIB

Inovasi SAKTI RSUD Bantarangin Ponorogo, Hasil Rontgen Bisa Dikirim ke Pasien Tanpa Cetak Film

Rabu, 4 November 2026 - 16:33 WIB

Ribuan Penonton Padati Pembukaan Kemilau Pekan Raya Ponorogo, Last Child Jadi Magnet

Senin, 2 November 2026 - 16:28 WIB

Tekan Biaya Produksi Petani Tembakau, Ponorogo Gelontorkan DBHCHT Rp 3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 16:26 WIB

Dorong Kesetaraan Gender, Plt Bupati Ponorogo Ingin Banyak Perempuan Duduki Jabatan Esellon II dan III

Minggu, 1 November 2026 - 19:01 WIB

Telaga Ngebel Hadirkan Atraksi Wisata Malam, Pemkab Ponorogo Bidik Peningkatan PAD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dituding Ancam Ketersediaan Air, Pegiat Lingkungan Ponorogo Desak Proyek Geotermal Dihentikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Puluhan Lapak PKL di Bibir Telaga Ngebel Ponorogo Akan Dibongkar, Pedagang: Seharusnya Ada Sosialisasi Dulu!

Berita Terbaru

ilustrasi

Hukum & Kriminal

Admin Medsos Di Ponorogo Jadi Tersangka.

Rabu, 4 Nov 2026 - 16:57 WIB

Jatimnesia TV

Siaran Pers Polri Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Subianto.

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:37 WIB

Camat Bendo, Hermin Supraptiwi

Hukum & Kriminal

Keuangan Desa Tegalarum Magetan Disorot Camat Bendo.

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:00 WIB