Kasus Menu MBG Positif Bakteri, Dinkes Ngawi Dorong SPPG Uji Kelayakan Air

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinkes Ngawi Tunjukan Hasil Uji Lab.

Dinkes Ngawi Tunjukan Hasil Uji Lab.

NGAWI, JATIMNESIA.COM – Hasil Laboratorium pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan puluhan siswa SMKN Sine 1 dan SMP Muhammadiyah Ngawi 4 keracunan, Rabu, 1 Oktober lalu, dinyatakan mengandung bakteri oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi, Minggu (19/10).

Kepala bidang (Kabid) Sumber Daya Manusia, Kesehatan dan Farmasi (SDMKF) Dinkes Ngawi Dhina Handayani mengatakan, dari sejumlah sampel makanan hingga muntahan hasil uji mikrobiologi dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya terdapat Bacillus Cereus pada hidangan Ayam Lada Hitam dan Staphylococcus Aureus pada sayur brokoli yang diduga sebabkan gejala pusing, diare dan muntah-muntah saat dikonsumsi tubuh.

Baca Juga :  Kejari Jebloskan Anggota DPRD Ngawi Terkait Dugaan Gratifikasi.

“ Dari tindaklanjut hasil pemeriksaan sampel BBLKM Surabaya ada yang positif di ayam lada hitam dan di sayur brokoli, wortel dan mungkin ada beberapa makanan atau sayuran yang ada di situ, “ ucap Dhina Handayani, Jumat (17/10).

Dibeberkan Dhina, paska kejadian tersebut pihaknya telah mengirim surat kepada SPPG bersangkutan untuk melakukan Inspeksi kesehatan lingkungan (IKL), sebab kebersihan hingga cara pengolahan makanan dan air yang digunakan menjadi masalah kuat penyebab utama bakteri tersebut berkembang sampai sebabkan keracunan.

Baca Juga :  Sekda Ngawi Kembali Diajukan Pada Bursa Pj Bupati Magetan.

” Langkah dari dinas kesehatan nanti kita evaluasi kembali terkait dengan KLB keracunan kemarin jangan sampai terjadi kembali di Ngawi, “ imbuhnya.

Dinkes Ngawi bakal mendorong para penjamah pangan untuk uji lab pengunaan air bersih sesuai standar.

“ Peran dinkes sebagai pembinaan dan pengawas, meningkatkan promotif preventif terkait Higiene sanitasi pangan kepada masyarakat. Penjamah pangan Untuk uji lab dengan penggunaan air bersih sesuai standar yang direkomendasikan, “ pungkasnya. ( adv).

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Karnaval HUT RI Ke-81 Desa Tambakromo, Geneng, Ngawi, Meriah.
Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.
Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.
HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya
Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.
Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Karnaval HUT RI Ke-81 Desa Tambakromo, Geneng, Ngawi, Meriah.

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:32 WIB

Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:19 WIB

HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:09 WIB

Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB

Petugas Sedang Menangani Sampah.

Politik & Pemerintahan

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:02 WIB