Kisah Buruh Tani Tembakau Warga Pacitan.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 19 November 2024 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh Tani Tembakau Warga Kabupaten Pacitan Bariyanto.

Buruh Tani Tembakau Warga Kabupaten Pacitan Bariyanto.

PACITAN [ Jatimnesia.com] – Warga Desa Kedungbendo Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan Bariyanto (60), mengaku merasakan dampak positif penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun anggaran 2024.

Sebagai buruh tani tembakau di desanya, Bariyanto, mengaku diperhatikan oleh sejumlah Petani Tembakau dilingkunganya termasuk Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Pacitan.

” Allhamdulilah perekonomian saya tertolong oleh DBHCHT, dan saya juga diajak bekerja sebagai buruh tani tembakau oleh pak Sartono ketua APTI,” kata Bariyanto, Selasa (19/11).

Baca Juga :  Magetan Sambut Wisatawan Libur Nataru

Bariyanto mengaku, selain mendapatkan upah dari petani tembakau, dirinya juga mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah yang bersumber dari DBHCHT. ” Dapat upah dari petaninya dan dapat BLT, disyukuri dan dinikmati,” imbuhnya.

Ketua APTI Pacitan Sartono membeberkan, pihaknya memberikan prioritas untuk warganya seperti Bariyanto.

Baca Juga :  Ragam Prestasi Atlit Pacitan 2024.

” Untuk buruh petani tembakau saya memprioritaskan masyarakat seperti pak Bariyanto untuk menambah perekonomian keluarganya,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan juga meminta partisipasi masyarakat dalam pengawasan dan pemberantasan rokok tanpa pita cukai resmi.

Hal ini sangat penting karena peredaran rokok illegal berdampak negatif pada pendapatan keuangan negara maupun daerah.(adv).

Penulis : Apriyanto

Berita Terkait

Disperkim Ngawi Kaji Regulasi Ambil PSU Perumahan Yang Belum Diserahkan.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Komisi C RDP Bahas Persiapan Pemberangkatan CJH Magetan.
Prioritas Penting Dibawa Pemkab Magetan Dalam RKPD Tahun 2027.
Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.
Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.
Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:58 WIB

Disperkim Ngawi Kaji Regulasi Ambil PSU Perumahan Yang Belum Diserahkan.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Rabu, 15 April 2026 - 07:50 WIB

Komisi C RDP Bahas Persiapan Pemberangkatan CJH Magetan.

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:32 WIB

Prioritas Penting Dibawa Pemkab Magetan Dalam RKPD Tahun 2027.

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:02 WIB

Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:27 WIB

Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Pusat Jajanan dan Cindermata Magetan di Maospati.

Ekonomi & Bisnis

Magetan Bangun Pusat Jajanan dan Cinderamata di Maospati.

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:20 WIB

Plt Ketua DPRD Magetan Suyatno.

Politik & Pemerintahan

Suratno Ditahan Kejaksaan, Suyatno Ditunjuk Jadi Plt Ketua DPRD Magetan.

Minggu, 26 Apr 2026 - 21:10 WIB