PAD Pacitan Sektor Pariwisata Tak Penuhi Target.

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 13 Januari 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Destinasi wisata pantai pancer door Pacitan.

Destinasi wisata pantai pancer door Pacitan.

PACITAN [ Jatimnesia.com] – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pacitan dari sektor wisata pada tahun 2024 lalu tidak mencapai target.

Diduga faktor ekonomi dan cuaca menjadi penyebabnya.

Data Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan, PAD Tahun 2024 hanya mencapai 78% persen.

Dari target PAD sektor wisata tahun 2024 sebesar Rp 10.971.644.800, namun yang diperoleh hanya Rp 8.588.169.500,-.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pancer Door Sunyoto Karyawan mengatakan, jumlah pengunjung wisata yang datang ke beberapa destinasi wisata di Pacitan memang mengalami penurunan.

Baca Juga :  Long weekend, Wisata Sarangan Magetan Ramai

” Faktor ekonomi dan cuaca menjadi halangan wisatawan untuk datang. Jadi ya wajar apabila PAD menurun dan hal ini bukan terjadi di Pacitan saja. Kabupaten lain pun juga merasakan penurunan,” kata Sunyoto Karyawan, Senin (13/1).

Hal senada juga di ungkapkan oleh pegiat wisata dan pengelola hotel di Pacitan Chismilia Natalia, menurutnya wisatawan dari luar Pacitan sangat berkeinginan untuk menikmati keindahan alam Pacitan, namun kendalanya ekonomi dan cuaca.

” Pengamatan saya, wisatawan menurun yang ke Pacitan karena masalah ekonomi. Karena kebutuhan keluarga mereka lebih di utamakan ketimbang berwisata dan juga faktor cuaca yang tidak menentu juga menjadi halangan,” terangnya.

Baca Juga :  Kecamatan Sudimoro Pacitan Nol Peredaran Rokok Ilegal

Perempuan yang akrab disapa Cik Nonik, berharap agar di tahun ini wisatawan lebih banyak berkunjung ke Pacitan sehingga PAD bisa tercapai dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merasakan dampaknya.

” Semoga di tahun ini wisatawan meningkat, UMKM lebih untung, pengelola hotel pun juga untung dan PAD bisa sesuai target,” pungkasnya.

Penulis : Apriyanto

Berita Terkait

Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.
Sektor Pariwisata Magetan Terdampak Ekonomi Lesu.
H+1 Lebaran, Tidak Ada Penumpukan Kendaraan Di Jalur Wisata Magetan.
Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.
Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.
Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.
Pemkab Pacitan Digelontor 70 Miliar Untuk Atasi Banjir Kota dan Normalisasi Sungai Grindulu.

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:24 WIB

Anggota DPR RI Minta Pemkab Magetan Serius Kelola Area Wisata.

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:06 WIB

Sektor Pariwisata Magetan Terdampak Ekonomi Lesu.

Minggu, 22 Maret 2026 - 16:01 WIB

H+1 Lebaran, Tidak Ada Penumpukan Kendaraan Di Jalur Wisata Magetan.

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:02 WIB

Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:27 WIB

Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:42 WIB

Pemkab Pacitan Digelontor 70 Miliar Untuk Atasi Banjir Kota dan Normalisasi Sungai Grindulu.

Berita Terbaru

Gedung N Kost Maospati Kabupaten Magetan

Ekonomi & Bisnis

N Kost Maospati Aman dan Nyaman.

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:02 WIB

Pengelola Program Zoonosis Dinkes Ngawi, Anang Ristanto saat Jelaskan Penyebab Penyakit Leptospirosis

Kesehatan

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI Riyono.

Ekonomi & Bisnis

Anggota DPR Minta SPPG Magetan Serap Telur Lokal.

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:40 WIB

Aksi Peternak Ayam Petelor Diarea Alon - Alon Magetan.

Ekonomi & Bisnis

Peternak Ayam Petelor Magetan Geruduk Kantor Disnakkan.

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:08 WIB