Program Exit Tol Magetan Terkesan Dikesampingkan.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Magetan Welly Kristanto

Sekda Magetan Welly Kristanto

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Program pembangunan exit tol di Kabupaten Magetan terkesan telah dikesampingkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Welly Kristanto, mengakui, selama dirinya menjabat Sekda tidak ada lagi pembahasan apapun diinternal Pemkab Magetan terkait rencana pembangunan exit tol yang sudah sejak lama diimpikan masyarakat Magetan tersebut.

” Perkembangan terakhir kalau pembicaraan mestinya saya kan di Sekda baru tiga bulan, sebelum mungkin pak Mohtar dan sebagainya sudah ada komunikasi ke Jakarta saya belum monitor. Saya belum monitor perkembangan terakhir”, katanya, Rabu (11/3).

Baca Juga :  Satpol PP Pacitan Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal.

Sebagai informasi, proyek pembangunan exit tol diwilayan Magetan sudah masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan – Kawasan Bromo – Tengger – Semeru – Serta Kawasan Selingkar Wilis Dan Lintas Selatan.

” Sejak dulu, sejak waktu Pak Suprawoto, bahkan sebenarnya sebelumnya itu kan sudah, termasuk dulu sempat ketika zamannya Pak Jokowi ada Perpres terkait dengan pembangunan itu, sarangan dan sebagainya”, jelas Welly Kristanto.

Baca Juga :  KPU Magetan Rilis PPK Terpilih Pilgub dan Pilbup 2024.

Disisi lain, pihaknya berjanji tetap akan memperjuangkan terelealisasinya keberadaan exit tol di kota kaki gunung Lawu tersebut.

” Itu masih kita perjuangkan supaya bisa tetap berlanjut. Yang pasti bahwa kita pemerintah daerah sejak dulu kan berupaya bagaimana di Magetan itu ada tidak hanya exit tol, keluar masuknya kan ada, kalau exitnya saja kan percuma,” pungkas Sekda Magetan.

Penulis : joko nugroho

Berita Terkait

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB