Hadiri Festival Durian Di Magetan Berakhir Apes.

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Pejabat Hadiri Festival Durian Magetan. (Ist).

Sejumlah Pejabat Hadiri Festival Durian Magetan. (Ist).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Belasan penonton festival durian di Lapangan Desa/Kecamatan Panekan berakhir apes, Sabtu (23/2).

Mereka harus kehilangan dompet dan telephone seluler (Ponsel) ketika menghadiri pembukaan Festival tahunan yang dihadiri sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Magetan tersebut.

Kepolisian Sektor (Polsek) Panekan menerima belasan aduan laporan kehilangan ponsel serta dompet di Festival durian tersebut.

” Kemarin sebelas orang. Sementara rata-rata laporan di lokasi,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Panekan AKP Iin Pelangi, Minggu ( 23/2).

Iin Pelangi merinci, kurang lebih ada 13 unit Ponsel serta dua dompet pengunjung hilang yang diduga dicuri orang.

Baca Juga :  MPP Magetan Kembali Sabet Kategori Layanan Prima Kementerian PAN-RB

” Ada 13 hp dan dua dompet. Ada yang dua hp sebanyak empat orang,” jelas AKP Iin Pelangi.

Polsek Panekan saat ini fokus melakukan penyelidikan atas dugaan pencopetan diacara festival durian tersebut.

” Saat ini masih dalam penyelidikan dan mohon doa segera terungkap,” beber Kapolsek Panekan.

Salah satu korban, Heru Irawan, mengaku kehilangan dompet berisi kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA dan BRI, KTP serta SIM atasnama korban.

Apesnya uang belasan juta yang ada di dua ATM tersebut telah dikuras habis oleh pelaku.

Baca Juga :  Kejari Magetan Periksa Keterlibatan OPD Pada Kasus Pokir DPRD

” Totalnya 16 juta, semua dikuras dalam durasi 30 menit di satu lokasi penarikan uang tunai,” ungkap Heru Irawan, Minggu ( 23/2).

Heru mengaku tersadar dompet yang berada didalam tas pinggangnya hilang ketika mendapati resleting tas telah terbuka. ” Saya baru sadar ketika sampai kost, resleting tas terbuka, setelah saya cek ternyata dompet tidak ada,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengaku telah melaporkan secara lisan kepada Kapolsek Panekan AKP Iin Pelangi. ” Sudah lapor ke Polsek Panekan, secara lisan, mungkin Senin ke Polres Magetan,” pungkas korban.

Berita Terkait

BPN Panen Gugatan Di Pengadilan Negeri Magetan.
Berkas Perkara Koperasi MSI Dilimpahkan Ke PN Magetan.
Ratusan Warga Magetan Geruduk Kantor Desa Sayutan Tolak Tambang.
Kejari Magetan Periksa Keterlibatan OPD Pada Kasus Pokir DPRD
BPN Magetan Turut Tergugat Perkara Penerbitan SHM Warga.
Penahanan Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Diperpanjang.
Ketua DPRD Suratno bersama 5 Tersangka Lain Tempati Ruang Mapenaling Rutan Magetan
Cek Pokir 242 Miliar, Kejari Magetan Bakal Periksa 45 Anggota Dewan.

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:00 WIB

Berkas Perkara Koperasi MSI Dilimpahkan Ke PN Magetan.

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:11 WIB

Ratusan Warga Magetan Geruduk Kantor Desa Sayutan Tolak Tambang.

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kejari Magetan Periksa Keterlibatan OPD Pada Kasus Pokir DPRD

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:36 WIB

BPN Magetan Turut Tergugat Perkara Penerbitan SHM Warga.

Senin, 11 Mei 2026 - 16:35 WIB

Penahanan Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Diperpanjang.

Jumat, 24 April 2026 - 20:22 WIB

Ketua DPRD Suratno bersama 5 Tersangka Lain Tempati Ruang Mapenaling Rutan Magetan

Jumat, 24 April 2026 - 09:30 WIB

Cek Pokir 242 Miliar, Kejari Magetan Bakal Periksa 45 Anggota Dewan.

Kamis, 23 April 2026 - 18:59 WIB

Kejari Magetan Jebloskan Ketua DPRD Ke Rutan Kasus Korupsi Pokkir.

Berita Terbaru

KDKMP Desa Buluharjo Kecamatan Plaosan.

Politik & Pemerintahan

Lahan Pasar Hewan Plaosan Magetan Diduga Tergerus Proyek KDKMP Desa Buluharjo

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:09 WIB