Menakar Produk Perda Magetan Terkait Fungsi Trotoar.

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan Sejumlah Lapak Tempati trotoar di Kecamatan Barat.

Pemandangan Sejumlah Lapak Tempati trotoar di Kecamatan Barat.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Puluhan lapak dagang diduga tidak berijin memenuhi trotoar di kawasan Kecamatan Barat, Kamis, 12 Februari 2026.

Mulai traffic light pertigaan jembatan kembar menuju tugu Kecamatan Barat hingga ke Kelurahan Mangge dan Tebon Fasilitas umum ( Fasum) Trotoar untuk pejalan kaki berubah fungsi menjadi area berjualan.

Bahkan, salah seorang pedagang kepada JATIMNESIA mengaku telah membuka usaha dagang di trotoar sejak 2020 lalu, “ Sudah lama, sekitar tahun 2020 lalu, “ ucapnya, Rabu (11/2).

Baca Juga :  Polresta Madiun Bongkar Praktik Esek - Esek Online.

Ironisnya tidak ada penertiban dari petugas penegak Peraturan daerah ( Perda) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun Pemerintahan setempat selaku pemangku Kecamatan Barat terkait alih fungsi Fasum yang secara kasat mata melanggar regulasi Perda Nomor 3 Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Terkait Tertib Jalan dan Angkutan Umum.

Baca Juga :  Polisi Magetan Bongkar Jaringan Narkotika Karaoke.

Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan mengaku belum mengecek lokasi Fasum trotoar yang diduga dijadikan area berjualan tersebut.

“ Belum di cek lokasi, “ kata Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Kabid Gakda) Satpol PP dan Damkar Magetan Gunendar.

Ditambahkan Gunendar, pihaknya akan mengedepankan Binwasluh menyikapi dugaan pelanggaran pemanfaatan fasum tersebut. “ Fungsi Binwasluh kita kedepankan, “ pungkasnya.

Berita Terkait

BPN Panen Gugatan Di Pengadilan Negeri Magetan.
Berkas Perkara Koperasi MSI Dilimpahkan Ke PN Magetan.
Ratusan Warga Magetan Geruduk Kantor Desa Sayutan Tolak Tambang.
Kejari Magetan Periksa Keterlibatan OPD Pada Kasus Pokir DPRD
BPN Magetan Turut Tergugat Perkara Penerbitan SHM Warga.
Penahanan Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Diperpanjang.
Ketua DPRD Suratno bersama 5 Tersangka Lain Tempati Ruang Mapenaling Rutan Magetan
Cek Pokir 242 Miliar, Kejari Magetan Bakal Periksa 45 Anggota Dewan.

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB

BPN Panen Gugatan Di Pengadilan Negeri Magetan.

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:00 WIB

Berkas Perkara Koperasi MSI Dilimpahkan Ke PN Magetan.

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:11 WIB

Ratusan Warga Magetan Geruduk Kantor Desa Sayutan Tolak Tambang.

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kejari Magetan Periksa Keterlibatan OPD Pada Kasus Pokir DPRD

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:36 WIB

BPN Magetan Turut Tergugat Perkara Penerbitan SHM Warga.

Senin, 11 Mei 2026 - 16:35 WIB

Penahanan Tersangka Korupsi Pokir DPRD Magetan Diperpanjang.

Jumat, 24 April 2026 - 20:22 WIB

Ketua DPRD Suratno bersama 5 Tersangka Lain Tempati Ruang Mapenaling Rutan Magetan

Jumat, 24 April 2026 - 09:30 WIB

Cek Pokir 242 Miliar, Kejari Magetan Bakal Periksa 45 Anggota Dewan.

Berita Terbaru

KDKMP Desa Buluharjo Kecamatan Plaosan.

Politik & Pemerintahan

Lahan Pasar Hewan Plaosan Magetan Diduga Tergerus Proyek KDKMP Desa Buluharjo

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:09 WIB

Kantor PN Magetan.

Hukum & Kriminal

BPN Panen Gugatan Di Pengadilan Negeri Magetan.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB