Bantuan UEP Kabupaten Madiun Sasar 130 KPM.

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 2 Maret 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bantuan Sosial.

Ilustrasi Bantuan Sosial.

MADIUN [Jatimnesia.com] – Inovasi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat kurang mampu terus diciptakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun, salah satu program unggulan yang akan dijalankan pada tahun 2025 yakni Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

Kepala Bidang Perlindungan jaminan sosial (Linjamsos) Dinsos Madiun Dedi Anggoro mengatakan, program tersebut sebagai bantuan modal usaha Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tercatat mendapat PKH tahunan.

Untuk mendapatkannya, KPM PKH akan diseleksi dahulu apakah memiliki ide atau usaha, sehingga layak untuk mendapat bantuan dan mengembangkan usahanya.

Baca Juga :  Polsek Gampingrejo Kediri Gelar Diksar Penggerak NU.

“ Kita memberikan bantuan 3 juta rupiah untuk program modal usaha, usaha ekonomi produktif itu nanti dilepas dari PKH setelah menerima itu dengan evaluasi satu tahun, “ ungkap Dedi Anggoro, Minggu (2/3).

Tahun ini, program UEP disiapkan untuk 130 KPM, angka tersebut naik jika dibanding tahun 2024 yakni 90 KPM.

“ Pola pikir yang sudah mempunyai atau rencana usaha itu yang kita sasar, Alhamdulillah ekonominya meningkat semua di tahun 2024 lalu dan sudah graduasi untuk PKH nya, “ imbuh Dedi Anggoro.

Baca Juga :  Seleksi CPNS Magetan Dibuka Agustus, PPPK Belum Jelas.

Kabid Linjamsos Dinsos Kabupaten Madiun memastikan, efisiensi anggaran tidak berdampak pada jumlah Bantuan Sosial (Bansos) masyarakat termasuk program UEP.

“ InsyaAllah tidak kalau bansosnya. Tapi yang efisiensi bantras vervalnya, “ imbuhnya.

Dedi berharap, bantuan tersebut memantik para penerima PKH untuk terus berinovasi dan mau untuk membuka peluang usaha.

“ Agar jumlah penerima PKH bisa dientaskan, tidak melulu menjagakan bantuan di tiap tahunnya, “ pungkasnya.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.
Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.
DPRD Magetan Gelar RDP dengan Distributor, Pupuk Indonesia Hingga OPD Terkait.
Warga Apresiasi Pemkab Magetan Perbaiki Jalan Rusak di Wilayah UPTD PUPR 4 Barat.
BPBD Magetan Bantah Berita Krisis Air Bersih Laman DPRD Jatim.
Wabup Magetan Minta Data Desil Diselesaikan Lewat Rapat Warga.
Kehabisan Anggaran, Program Angkutan Gratis Pelajar Magetan Mandek.
Tak Dapat Alokasi Anggaran P-APBD 2026, Ratusan Mahasiswa Magetan Gagal Dapat Beasiswa.

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:09 WIB

Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.

Selasa, 15 September 2026 - 16:54 WIB

Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.

Senin, 14 September 2026 - 17:45 WIB

Warga Apresiasi Pemkab Magetan Perbaiki Jalan Rusak di Wilayah UPTD PUPR 4 Barat.

Sabtu, 12 September 2026 - 10:13 WIB

BPBD Magetan Bantah Berita Krisis Air Bersih Laman DPRD Jatim.

Kamis, 10 September 2026 - 18:25 WIB

Wabup Magetan Minta Data Desil Diselesaikan Lewat Rapat Warga.

Kamis, 10 September 2026 - 18:20 WIB

Kehabisan Anggaran, Program Angkutan Gratis Pelajar Magetan Mandek.

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Tak Dapat Alokasi Anggaran P-APBD 2026, Ratusan Mahasiswa Magetan Gagal Dapat Beasiswa.

Selasa, 8 September 2026 - 22:19 WIB

Dinas PPKB PP dan PA Magetan Pastikan Dampingi Kasus Bayi Dilahirkan Di Kebun.

Berita Terbaru

Penjelasan Panitia Atas Sanggahan Pelaksanaan Ujian CAT Perangkat Desa Kartoharjo.

Politik & Pemerintahan

Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:09 WIB

Lahan Pertanian Di Kabupaten Magetan.

Ekonomi & Bisnis

Petani Magetan Pilih Tunda Tanam Padi Karena Kemarau.

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:17 WIB

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah saat tinjau lokasi kebakaran TPA Milangasri

Politik & Pemerintahan

Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:54 WIB