Dinkes Ngawi Dorong Puskesmas Terapkan Pelayanan Penyehatan Tradisional

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWI [Jatimnesia.com] – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ngawi menghadirkan 24 Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dari 19 Kecamatan dalam bimbingan Implementasian pelayanan penyehatan tradisional.

Kegiatan ini selaras dengan arahan Kementerian kesehatan (Kemenkes) bahwa pelayanan kesehatan tradisional sebagai pelengkap pengobatan medis.

” Bisa dilaksanakan kegiatan penyehatan tradisional ini tidak melanggar norma masyarakat dan agama, bukan yang klenik-klenik dan sebagainya. Misalnya nanti pijat, nanti pemijatnya dilatih oleh Dinkes dan kami mengundang persatuan profesi,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan (Yankes UKM UKP) Dinkes Ngawi drg.Retno Dewi Sulistiorini kepada Jatimnesia.

Nantinya, para petugas layanan kesehatan tradisional di Puskesmas bertugas untuk mendata dan membina para penyehat di kecamatan, meliputi pelayanan kesehatan tradisional pijat, akupuntur, akupressure hingga ramuan obat tradisional.

Baca Juga :  RSDS Magetan Arahkan Pasien Daftar Online.

Tenaga penyehat tradisional bisa didapuk oleh warga masyarakat dengan syarat telah mengantongi ijin profesional dari DPMPTSP melalui binaan pelaksana di Puskesmas.

Baca Juga :  Keluhan Reproduksi Pria Tertangani Secara Medis Di RSUD Magetan.

“ Puskesmas membantu penyehat tradisional untuk mengurus surat-suratnya dari DPMPTSP, “ pungkasnya.

Penulis : septian bayu

Berita Terkait

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.
Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.
HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya
Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.
Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.
Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:03 WIB

Jejak PKI Di Kabupaten Ngawi.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:32 WIB

Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:19 WIB

HUT Ke – 668, Bupati Ony Ajak Warga Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:09 WIB

Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:51 WIB

Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB