Disperindag Magetan Bantah Bangun Pertokoan Lahan Eks Totok Maospati.

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lahan eks pemukiman  warga totok Kelurahan/Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan

lahan eks pemukiman warga totok Kelurahan/Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Babak baru lahan eks pemukiman warga totok Kelurahan/Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan yang sebelumnya digusur.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan memastikan lokasi Pasar Hewan Maospati tidak diletakkan di area eks pemukiman warga Totok Kelurahan/Kecamatan Maospati, Minggu (27/7).

Pasar Hewan Maospati atau pasar hewan pahingan akan dibangun di tanah aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan di belakang Puskesmas Maospati atau utara SMPN 3 Maospati.

” Pasar Hewan Maospati akan dibangun dibelakang Puskesmas Maospati tidak di tanah eks pemukiman totok Maospati,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Magetan Sucipto, Minggu ( 27/7).

Baca Juga :  Wabub Blitar Beky Herdiansyah Buka Lomba Masak Sehat.

Dijabarkan Sucipto, Disperindag Kabupaten Magetan hanya bertanggung jawab pada pembangunan Pasar Hewan Maospati bukan proyek lain diarea eks pemukiman warga Totok Maospati tersebut.

” Pemkab Magetan hanya membangun Pasar Hewan Maospati bukan proyek lain diarea Totok Maospati ,” beber Sucipto.

Kepala Disperindag Kabupaten Magetan menegaskan, lahan eks pemukiman totok yang sebelumnya ditempati belasan Kepala Keluarga (KK) tersebut dan merupakan aset Kelurahan Maospati, Sucipto memastikan bukan tanggungjawab Disperindag Magetan.

Baca Juga :  Pengelola Tambang Sayutan Parang Magetan Klaim Izin Operasional Lengkap.

” Kalau terkait lahan di bekas pemukiman warga Totok Maospati tersebut, jika ada proyek pembangunan bukan tanggung jawab Disperindag Magetan yang membangun,” ujarnya.

Pasalnya, Sucipto mengaku mendapat laporan terkait informasi rencana pembangunan pertokoan diarea Totoq Maospati yang dikabarkan dilaksanakan Disperindag Magetan.

” Kami pastikan proyek pertokoan yang kabarnya akan dibangun bukan ranah Disperindag Magetan, jadi keliru informasi tersebut,” bebernya.

Berita Terkait

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.
Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.
Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.
TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:40 WIB

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB