Dibalik Pembelian Mobdin Mewah Pejabat, Ribuan Warga Magetan Masih Tempati RTLH dan Terdata Miskin.

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Ratusan ribu masyarakat di Kabupaten Magetan hingga kini masih terdata sebagai Keluarga miskin (Gakin), tepatnya 337.034 jiwa dari Desil 1 sampai Desil 5 atau 121.597 Kartu Keluarga (KK), Sabtu (23/8).

Masyarakat dapat dikategorikan miskin karena memiliki pendapatan perkepala perbulan.

” Secara umum disebut miskin jika pendapatan rata-rata perkepala perbulan. Angka pastinya coba dikonfirmasi ke BPS, kalau kemarin-kemarin masih di angka 400 ribuan, “ kata Kepala Dinas sosial (Dinsos) Magetan Parminto Budi Utomo, Jumat (22/8).

Selain polemik warga Gakin, Kabupaten Magetan juga dibayangi ribuan warganya masih menempati Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Baca Juga :  Bupati Magetan Tunggu Regulasi Penerapan WFH ASN.

Data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Magetan mencatat, ada ribuan warga masih tinggal di rumah tidak layak.

“ Masih proses updating data sampai akhir bulan September mendatang. Untuk estimasi jumlahnya masih ribuan RTLH, “ ucap Kepala Bidang (Kabid) Perumahan, Disperkim Magetan Teguh Adi Wiyono.

Namun fakta diatas hanya sebatas data, meskipun jumlah Gakin dan RTLH mencapai ribuan, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Magetan malah melakukan pengadaan Mobil dinas (Mobdin) mewah senilai miliaran rupiah untuk para Forkopimda Magetan daripada menyelesaikan permasalahan Warga Miskin dan RTLH.

Baca Juga :  Sertijab Bupati Blitar Baru Tanpa Dihadiri Bupati Lama

Data Bagian Umum Setdakab Magetan mencatat, Mobdin senilai Rp 530 juta type Innova Zenix diperuntukan sebagian Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Magetan.

” Harga 530 jutaan, “ kata Kepala Bagian Umum Setdakab Magetan Dicong Maleleh, Jumat ( 22/8).

Selain Forkopimda, Wakil Bupati Magetan juga mendapatkan kendaraan dinas baru type Pajero. Sedangkan jatah Mobdin Bupati Magetan rencananya akan didatangkan pada Perubahan APBD 2025.

” Inggih ( iya) “, tutup Dicong Maleleh.

Berita Terkait

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.
Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.
SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.
Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.
Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:48 WIB

SiLPA APBD Magetan TA 2025 Tembus Ratusan Miliar.

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:34 WIB

Marak, ASN Magetan Ajukan Ijin Cerai.

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Proposal Pokir DPRD Diamini Pemkab Magetan.

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB