Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelola Program Zoonosis Dinkes Ngawi, Anang Ristanto.

Pengelola Program Zoonosis Dinkes Ngawi, Anang Ristanto.

NGAWI, JATIMNESIA.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan bahwa hingga kini wilayah Kabupaten Ngawi aman dari ancaman Hantavirus.

Pengelola Program Zoonosis bidang P2P Dinkes Ngawi, Anang Ristanto, menegaskan bahwa angka kasus virus yang dibawa oleh hewan pengerat tersebut masih berada di angka nol. ” Ngawi untuk kasus Hantavirus nihil”, kata Anang, Selasa (23/6).

Meski belum ditemukan kasus di Kabupaten Ngawi, masyarakat dihimbau untuk tidak lengah.

Hantavirus dikenal sebagai virus yang dibawa oleh tikus serta hewan pengerat lainnya, dan berpotensi menyebabkan penyakit berat pada manusia jika terinfeksi.

Baca Juga :  Wapres Gibran Kunjungi Ngawi.

Berbeda dengan beberapa virus menular lainnya, Hantavirus tidak bisa menular dari manusia ke manusia, namun penularan murni terjadi dari hewan ke manusia melalui dua cara menghirup partikel kecil yang terbang dari kotoran, urine, atau air liur tikus yang terinfeksi serta kontak langsung dengan tikus.

” Diminta warga mengenali gejala awal infeksi Hantavirus agar bisa melakukan tindakan cepat. Gejala yang muncul menyerupai flu berat, salah satunya tubuh terasa lemas, disertai mual, muntah, hingga sakit perut”, imbuhnya.

Baca Juga :  Polisi Ngawi Bongkar "Drama" Pelaku Nyaru Saksi Pembunuhan.

Dinkes Ngawi menekankan, kunci utama terhindar dari Hantavirus adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak dengan tikus seperti menutup akses masuk tikus agar tidak bersarang hingga mengelola sisa makanan.

” Masyarakat yang baru saja bersentuhan dengan sarang atau kotoran tikus, lalu mengalami gejala demam tinggi disertai sesak napas, segera ke Puskesmas atau Rumah Sakit dan sampaikan kepada petugas medis bahwa Anda memiliki riwayat paparan atau bersentuhan dengan tikus, ” pungkas Anang Ristanto.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.
Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.
Dinas PUPR Ngawi Rekonstruksi Jalan Poros Ngawi – Magetan
Dinkes Ngawi Integrasikan Program CKG Pada Event dan Perkantoran.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Tahun Ajaran Baru Sekolah Rakyat Ngawi Ditarget Juli 2026.

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:09 WIB

Dana Hibah Pilkada 2024 KPU Ngawi Rp 49,9 Miliar Dilidik Kejaksaan.

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:51 WIB

Belasan Pabrik Asing Buka di Ngawi, Warga Pilih Jadi Buruh di Luar Negeri.

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:41 WIB

Dinas PUPR Ngawi Rekonstruksi Jalan Poros Ngawi – Magetan

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:31 WIB

Dinkes Ngawi Integrasikan Program CKG Pada Event dan Perkantoran.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Berita Terbaru

Kantor Bakesbangpol Ngawi

NGAWI

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Rabu, 24 Jun 2026 - 16:03 WIB

Pengelola Program Zoonosis Dinkes Ngawi, Anang Ristanto.

Kesehatan

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:48 WIB

 Kasi Intelijen Kejari Magetan Moh. Andy Sofyan.

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Perpanjang Penahanan Ketua DPRD Magetan Non Aktif Suratno.

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:49 WIB

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro.

Politik & Pemerintahan

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:05 WIB