Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi salah satu Embung Airnta Terus Menyusut.

Kondisi salah satu Embung Airnta Terus Menyusut.

MAGETAN,JATIMNESIA.COM – Puluhan embung di Kabupaten Magetan diprediksi bakal segera mengering dalam waktu dekat, Minggu (6/9).

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan, Yuli K Iswahyudi, mengatakan bahwa saat ini kondisi air di embung-embung yang ada sudah mengalami penyusutan ekstrim.

” Embung-embung kita dari 27 titik itu memang sebagian sudah mulai turun dan ada beberapa yang mengering. Mungkin bulan September ini kita perkiraan sudah kritis semua.” kata Yuli K Iswahyudi, Minggu ( 6/9).

Yuli menyebut saat ini ini air Telaga Pasir Sarangan serta waduk Gonggang yang digunakan untuk menyuplai kebutuhan irigasi pertanian serta suplai giling pabrik gula hingga Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Baca Juga :  Kaleidoskop Dinas TPHP Magetan 2024

” Yang besar-besar itu telaga pasir Sarangan itu posisinya kalau kemarin kurang lebih turun tiga meter sekarang sudah tiga meter lebih itu, itu nantinya digunakan untuk pabrik gula sampai awal Oktober, sedangkan untuk waduk gonggang data kami kemarin turun kurang lebih tujuh meteran, itu juga masih digunakan untuk menyuplai air bersih PDAM maupun juga untuk kepentingan pertanian”, jelasnya.

Diprediksi ada ribuan hektare lahan pertanian yang terdampak kekeringan, terlebih para petani yang baru mulai menanam.

” Kalau embung kita ini sebenernya tidak banyak, tapi kalau yang waduk seperti telaga pasir itu besar sampai 6000 an hektare, jejeruk 5300 sekian hektare, nah ini memang dari awal tahun sebelum musim tanam satu kita sudah menyampaikan ke petani kalau tahun 2026 ini akan terjadi kemarau ekstrim. Jadi beruntung untuk kelompok-kelompok tani yang mempunyai sumur-sumur dalam, jadi masih ada support walaupun tidak sebesar di musim tanam satu tapi masih ada beberapa lokasi yang masih mencoba untuk menanam padi.” jelasnya.

Baca Juga :  Jalur Pendakian Lawu Via Cemorosewu Magetan Ditutup.

Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Hujan di wilayah Kabupaten Magetan diramalkan bakal baru mulai terjadi di akhir tahun 2026 ini.

” BMKG informasinya untuk wilayah Magetan baru ada hujan awal Desember atau akhir Desember.” pungkas Kabid SDA DPUPR Kabupaten Magetan.

Penulis : JOKO NUGROHO

Berita Terkait

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.
Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.
Dekat Kampus 5 UNESA Magetan, Aktifitas Warem Maospati Dikeluhkan Warga.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:05 WIB

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Selasa, 15 September 2026 - 23:18 WIB

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Berita Terbaru

Tim Gabungan Pemkab Ponorogo potong kabel FO semrawut di Jalan Sultan Agung yang membahayakan.

PONOROGO

Tegas!! Pemkab Ponorogo Potong Kabel WiFi Semrawut

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:08 WIB

Plt Inspektur Daerah Kabupaten Magetan Imam Fauzi.

Hukum & Kriminal

Program Pokir DPRD Magetan 2025 Jadi Temuan BPK.

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:48 WIB