BIAS Sasar Belasan Ribu Pelajar Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 September 2024 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengelola Program Imunisasi Bidang P2P Dinkes Magetan Aryfianti Noor Cahyani. ( Joko Nugroho/Magetan)

Pengelola Program Imunisasi Bidang P2P Dinkes Magetan Aryfianti Noor Cahyani. ( Joko Nugroho/Magetan)

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Belasan ribu pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Magetan bakal mendapatkan imunisasi untuk mencegah penyakit campak, rubella, difteri, tetanus dan kanker serviks, Kamis (12/9).

Pemberian vaksinasi ini dalam rangka Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2024 yang meliputi pemberian vaksin Measles Rubella (MR), Human Papillomavirus (HPV), Difteri Tetanus (DT) serta Tetanus Diphteria (TD).

” Ada MR, HPV, DT dan TD, ” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Magetan dr Rohmat Hidayat melalui Pengelola Program Imunisasi Bidang Pencegahan dan Pengendali Penyakit (P2P) Dinkes Magetan Aryfianti Noor Cahyani, ” Kamis (12/9).

Baca Juga :  RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Dirinci Aryfianti, vaksin MR dan DT diperuntukkan untuk siswa kelas I (satu), sedangkan vaksin TD untuk kelas II (dua) dan V (lima) serta HPV untuk siswi kelas V dan VI (enam) sehingga masing-masing pelajar akan menerima vaksin sesuai kelas dan peruntukkannya.

” Kelas satu 8.329 pelajar, kelas dua 8.257, kelas lima laki-laki dan perempuan 8.590, kelas lima perempuan 4.217 dan kelas 6 peremuan 4.188, ” jelasnya.

Baca Juga :  Ratu Adil Blitar Minta Semua Pihak Terima Putusan MK.

Sementara itu, keempat vaksin itu akan diberikan secara bertahap yaitu vaksin MR dan HPV periode bulan Agustus – September serta DT dan TD pada bulan selanjutnya, dengan target selesai pada bulan Desember 2024.

” Baru MR sama HPV, MR-nya 76,03% dan HPV-nya 44,23%. Masih ada tiga Puskesmas yang masih belum pelaksanaan, selesai mungkin di September akhir karena ini masih ada yang pelaksana khan. Nanti November ada lagi, ” tutup pengelola program imunisasi bidang P2P Dinkes Magetan.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Kantor Kejari Magetan.

Hukum & Kriminal

Kejari Magetan Tak Kunjung Beber Kelanjutan Kasus Pokir DPRD.

Sabtu, 11 Jul 2026 - 11:27 WIB

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono Memberikan Keterangan Kepada Wartawan.

Hukum & Kriminal

Bupati Ngawi Hormati Kejari Lidik Dana Hibah Pilkada KPU Rp 49,9 Miliar.

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:32 WIB