PACITAN, JATIMNESIA.COM – Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan mengajak pengusaha kapal besar penangkap ikan di atas 7 Gross Ton (GT) di pelabuhan perikanan Tamperan Pacitan bersinergi serta pengusaha kapal temu kenal dengan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan Nanang Hardijanto.
Sinergitas ini sekaligus upaya untuk untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 dari sektor perikanan.
” Ini merupakan acara ngobrol bareng sekaligus perkenalan dengan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan yang baru dan juga mengajak untuk lebih bersinergi,” kata Kepala Bidang Perikanan DPK Kabupaten Pacitan, Syamsul Choirul Fatah, Selasa (10/2).
Sesuai data yang dimiliki Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan Ada sekitar 20 pengusaha kapal di atas 7 GT yang berlabuh di dermaga perikanan Tamperan Pacitan.
” Untuk jumlah pengusaha kapal di atas 7 GT ada 20 pengusaha dan kami yakin mereka para pengusaha akan siap untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Pacitan khususnya melalui bidang perikanan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Syamsul membeberkan bahwa daya tampung kapal di pelabuhan perikanan Tamperan mampu untuk 200 kapal di atas 7 GT, pengusaha diharapkan bisa membawa kapal-kapal penangkap ikan untuk dibawa ke Pacitan dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya nelayan.
” Untuk daya tampung di pelabuhan perikanan Tamperan bisa memuat 200 kapal di atas 7 GT, kami juga mengajak pengusaha untuk membawa kapal-kapal penangkap ikan untuk di bawa ke pelabuhan perikanan Tamperan, karena semakin banyak kapal penangkap ikan yang berlabuh di pelabuhan perikanan Tamperan maka akan menambah perekonomian masyarakat khususnya nelayan,” ungkapnya.
Acara santai dengan kemasan ngopi bareng tersebut juga berdialog dengan tujuan peningkatan PAD dari sektor perikanan.
” PAD tahun 2025 lalu sebanyak Rp 295.475.200 sedangkan di tahun ini Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan menargetkan Rp 600 juta,” pungkas Syamsul.








