Ketua DPRD Magetan Dikeluhi Paguyuban PBM.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 8 Mei 2024 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Magetan Sujatno menerima paguyuban PBM. ( Septian bayu/magetan).

Ketua DPRD Magetan Sujatno menerima paguyuban PBM. ( Septian bayu/magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Magetan Sujatno dikeluhi Paguyuban Pedagang Pasar Baru Magetan ( PBM), Rabu (8/5).

Perwakilan pedagang PBM berharap Legislator dapat memfasilitasi keberatan para pedagang terkait penyesuian tarif restribusi kios.

“ Kami ingin menyampaikan aspirasi dengan adanya kenaikan tarif retribusi yang berlaku untuk seluruh pedagang Magetan, “ kata Ketua Paguyuban Pedagang PBM Magetan Sunardi, Rabu (8/5).

Menurut Sunardi, para pedagang keberatan dengan adanya kenaikan tarif restribusi kios di PBM tersebut. “ Kami keberatan karena ekonomi saat ini masih sakit atau lemah. Jadi kami kurang bisa untuk menerima kenaikan, “ beber purna ASN Pemkab Magetan tersebut.

Baca Juga :  Kejari "Warning" Proyek Pokkir DPRD Magetan !

Dijelaskan Sunardi, kenaikan restribusi kios yang awalnya diameter 2 meter sebesar Rp 20 ribu naik menjadi Rp 60 ribu bergantung diameternya. “ Kalau keadaan ekonomi pasar baik siap-siap saja. Sebelum membuat kebijakan cek dulu keadaan di pasar, “ imbuhnya.

Baca Juga :  Sah, Nanik Sumantri Bupati Magetan Terpilih.

Ketua DPRD Magetan Sujatno mengaku telah menampung keluhan dari para pedagang PBM. Selanjutnya akan dibahas bersama Komisi terkait dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi masalah PBM.

“ Kami akan koordinasi dengan Pj bupati terkait keluhan ini. Kemudian komisi B untuk memanggil dinas terkait guna menjelaskan hal-hal yang dikeluhkan para pedagang PBM, “ ungkap Sujatno.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.
Dana Hibah Pokir DPRD Masih Terus Mengalir Ditengah Penyidikan Kejari Magetan.
Ratusan Kilometer Jalan Kabupaten Magetan Rusak.
Proyek TPA Botok Diprediksi 150 Miliar, Pemkab Magetan Tunggu Uluran Tangan Pusat.
Tagihan Pajak Bumi Bangunan Warga Magetan Baru Terealisasi 38%.
Ketua Dewan Minta Publik Awasi Bantuan Bupati Magetan Rp 3 Juta Tiap RT.
Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.
Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:56 WIB

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:53 WIB

Dana Hibah Pokir DPRD Masih Terus Mengalir Ditengah Penyidikan Kejari Magetan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:03 WIB

Ratusan Kilometer Jalan Kabupaten Magetan Rusak.

Senin, 6 Juli 2026 - 16:17 WIB

Proyek TPA Botok Diprediksi 150 Miliar, Pemkab Magetan Tunggu Uluran Tangan Pusat.

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:32 WIB

Tagihan Pajak Bumi Bangunan Warga Magetan Baru Terealisasi 38%.

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:48 WIB

Ketua Dewan Minta Publik Awasi Bantuan Bupati Magetan Rp 3 Juta Tiap RT.

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:03 WIB

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:05 WIB

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Berita Terbaru

Kepala Dinsos Magetan, Elmy Kurniarto Widodo.

Pendidikan

Sekolah Rakyat Magetan Bakal Dibangun Di Karangrejo.

Kamis, 23 Jul 2026 - 16:48 WIB

Lansia Penerima Program Bansos Bunda Kasih.

Politik & Pemerintahan

Kemampuan APBD Magetan Turun, Lansia Penerima Bansos Bunda Kasih Menyusut.

Rabu, 22 Jul 2026 - 14:56 WIB

Rutan Kelas II.B Magetan.

Hukum & Kriminal

Penahanan 6 Tersangka Dugaan Korupsi Pokir DPRD Magetan Diperpanjang.

Selasa, 21 Jul 2026 - 16:38 WIB

Kondisi Pasar Sayur Magetan.

Ekonomi & Bisnis

Pemkab Gaungkan Revitalisasi Pasar Sayur Magetan.

Senin, 20 Jul 2026 - 15:50 WIB