Polemik Pengadaan Tanah Rp 17 Miliar Pemkab Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 2 Oktober 2024 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Magetan Nizhamul. ( Septian/Magetan).

Pj Bupati Magetan Nizhamul. ( Septian/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Penjabat (Pj) Bupati Magetan Nizhamul mengaku belum menerima laporan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait rencana pengadaan tanah senilai belasan miliar di Kecamatan Plaosan tersebut.

Meskipun Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2024 sudah disahkan bersama DPRD, namun Nizhamul mengaku tidak tahu menahu karena tidak mendapatkan laporan.

” Saya belum menerima laporan dari kepala dinas terkait pengadaan tanah tersebut, karena memang bukan dijaman saya,” kata Pj Bupati Magetan, Selasa (1/10).

Baca Juga :  Ketua Dewan Minta Publik Awasi Bantuan Bupati Magetan Rp 3 Juta Tiap RT.

Pun, Pj Bupati Magetan belum memahami urgensi pengadaan tanah senilai Rp 17 Miliar lebih tersebut untuk Kabupaten Magetan.

” Urgensi kepentinganya apa kita belum lihat itu, namun sudah kita sahkan kemarin anggaran itu masuk,” beber Nizhamul.

Nizhamul memastikan tidak akan segan – segan menunda pengadaan lahan tersebut jika dirasa kurang bermanfaat khususnya untuk rakyat Magetan karena dibeli memakai dana APBD.

Baca Juga :  Nasib Ratusan Non ASN Di Magetan Diprediksi Terkatung - Katung.

” Tapi sepanjang itu saya nilai kurang bermanfaat atau memang meski ditunda sebaiknya ditunda saja,” pungkas Pj Bupati Magetan.

Sebagai informasi, akhir tahun ini Pemkab Magetan berencana membeli tanah diarea Telaga Wahyu – Telaga Sarangan Kecamatan Plaosan. Anggaran yang disiapkan pun tidak sepele yakni Rp 17 miliar lebih.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.
Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.
Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.
TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.
Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.
Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.
Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.
Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:40 WIB

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Riyin Gantikan Suratno Jadi Ketua DPRD Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:31 WIB

TPA Milangasri Overload, Pemkab Magetan Wacana Beli Tanah Perluasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Anggaran Desa Terpangkas Pusat, APBDes Di Magetan Tersedot Untuk Gaji Perades.

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Dewan Berharap Hibah Ke UNESA Di Magetan Tidak Untungkan Satu Pihak.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Hadiri Muscab, Bupati Nanik Optimis PERADIN Semakin Berkiprah Di Magetan.

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:56 WIB

Lancar Lantik 128 Kepsek, Bupati Magetan Siapkan Rekrutmen Tahap II.

Berita Terbaru

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah.

Politik & Pemerintahan

Suratno Resmi Diberhentikan, Riyin Dilantik Jadi Ketua DPRD Magetan.

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:40 WIB