Puluhan Lapak PKL di Bibir Telaga Ngebel Ponorogo Akan Dibongkar, Pedagang: Seharusnya Ada Sosialisasi Dulu!

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fadzal Avista salah satu pedagang es kelapa muda yang ada di bibir Telaga Ngebel saat menunjukkan surat penertiban dari PJT I.

Fadzal Avista salah satu pedagang es kelapa muda yang ada di bibir Telaga Ngebel saat menunjukkan surat penertiban dari PJT I.

PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Puluhan lapak pedagang yang berjualan di Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo terancam dibongkar.

Hal ini menyusul terbitnya surat dari Perum Jasa Tirta (PJT) I nomor: 0662/UM/DJA BS/X/2026 tertanggal 21 Oktober 2026. Dimana dalam surat itu puluhan pedagang yang berjualan di pinggir Telaga Ngebel diminta untuk membongkar lapaknya karena diklaim berada di Bantaran/Sempadan Dalam Telaga Ngebel.

Dalam surait itu, PT Jasa Tirta 1 mengeklaim langkah ini sebagai tindak lanjut dari hasil tinjauan dan inventarisasi bangunan semipermanen di sisi area dalam Telaga Ngebel pada 25 September 2026.

PJT I memberikan batas waktu selama 30 hari kalender sejak surat diterima untuk membongkar atau membersihkan bangunan tersebut secara mandiri.

Jika dalam batas waktu 30 hari tersebut tidak dilakukan pembongkaran, PJT I akan melakukan penertiban bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Kejari Terbitkan Surat Sita, Anggota DPRD Ponorogo Kembalikan Uang Tunjangan Perumahan.

Tercatat sedikirhya ada 45 tempat usaha warga yang ada di 3 desa terdampak surat PJT I ini. Antaralain, 3 tempat usaha di Desa Wagir Lor, 33 tempat usaha di Desa Ngebel, dan 11 tempat usaha di Desa Sahang.

Salah satu pedagang terdampak, Fadzal Avista, warga RT 2 RW 2, Ngebel, yang membuka usaha kontainer es degan sejak 2 bulan lalu mengaku surat PJT I itu diterimanya pada Selasa, ( 27/10/2026) kemarin itu.

“Kemarin itu ada dua orang dari Jasa Tirta itu ke sini terus memberikan surat edaran untuk menertibkan pedagang kaki lima khususnya yang di bibir Telaga Ngebel,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Ia menyangkan langkah PJT I tersebut. Pasalnya hingga kini pihaknya belum pernah menerima sosialisasi terkait penertiban lapak pedagang di bibir telaga tersebut.

“Harapannya ya kalau memang waktu itu bisa diputar, alangkah lebih baiknya sebelum ada surat itu warga diberikan sosialisasi,” ungkap Fadzal.

Baca Juga :  NIAT Mbangun Magetan Sistem Transparasi Publik.

Fadzal mengaku kaget dengan kebijakan ini, kendati demikian ia mengaku para pedagang pada prinsipnya bersikap kooperatif demi kemajuan kawasan wisata.

“Saya sangat kooperatif, sangat-sangat setuju bilamana Ngebel itu ditertibkan, dibuat senyaman mungkin, serapi mungkin agar UMKM untuk wilayah Ngebel itu sendiri lebih maju, lebih berkembang. Tapi sebaiknya ada pihak terkait yang lebih dulu mensosialisasikan kebijakan ini,” tegasnya.

Fadzal mengaku, telah berkoordinasi melalui sambungan telepon dengan Camat Ngebel terkait surat PJT I tersebut, dan berharap segera ada forum diskusi antara perwakilan pedagang dan pihak berwenang. Di sisi lain, para pedagang berharap penataan ini nantinya dapat berjalan adil tanpa tebang pilih demi kebaikan bersama pelaku UMKM lokal.

Penulis : ROHMAN

Berita Terkait

Dituding Ancam Ketersediaan Air, Pegiat Lingkungan Ponorogo Desak Proyek Geotermal Dihentikan
4 Bulan Kasus Pencurian Kantor Setdakab Magetan Belum Terungkap.
DBHCHT 2026 Ponorogo Lindungi 5.283 Petani Tembakau, Pemkab Siapkan Rp 1,3 Miliar untuk Pelatihan Kerja
Semarakkan Kemilau Pekan Raya 2026, Disperdagkum Gandeng 40 UMKM Lokal Ponorogo.
BPBD Magetan Bakal Diubah Type A, Karpet Merah ASN Eselon II.
DBHCHT Rp 4,1 Miliar Topang Kebutuhan Obat RSUD Bantarangin Ponorogo.
Helat Kemilau Pekan Raya Perdana, Pemkab Ponorogo Sajikan Kreasi Inovator Lokal dan Hiburan Gratis.
78 Inovator Ikuti Ajang Inotek Award’s Ponorogo 2026, Baperida: Langkah Nyata Dongkrak IID.

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Dituding Ancam Ketersediaan Air, Pegiat Lingkungan Ponorogo Desak Proyek Geotermal Dihentikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Puluhan Lapak PKL di Bibir Telaga Ngebel Ponorogo Akan Dibongkar, Pedagang: Seharusnya Ada Sosialisasi Dulu!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:47 WIB

4 Bulan Kasus Pencurian Kantor Setdakab Magetan Belum Terungkap.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:43 WIB

DBHCHT 2026 Ponorogo Lindungi 5.283 Petani Tembakau, Pemkab Siapkan Rp 1,3 Miliar untuk Pelatihan Kerja

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:54 WIB

BPBD Magetan Bakal Diubah Type A, Karpet Merah ASN Eselon II.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:49 WIB

DBHCHT Rp 4,1 Miliar Topang Kebutuhan Obat RSUD Bantarangin Ponorogo.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Helat Kemilau Pekan Raya Perdana, Pemkab Ponorogo Sajikan Kreasi Inovator Lokal dan Hiburan Gratis.

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:23 WIB

78 Inovator Ikuti Ajang Inotek Award’s Ponorogo 2026, Baperida: Langkah Nyata Dongkrak IID.

Berita Terbaru

Kasatreskrim Polres Magetan, AKP Dwi Heroe Santoso

Hukum & Kriminal

4 Bulan Kasus Pencurian Kantor Setdakab Magetan Belum Terungkap.

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:47 WIB