Magetan Mulai Krisis Air Bersih.

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 14 September 2024 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemeriksaan Tandon Air oleh BPBD Magetan.

Pemeriksaan Tandon Air oleh BPBD Magetan.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Puluhan Kepala Keluarga ( KK) di Desa Kuwon Kecamatan Karas kesulitan mendapatkan air bersih, Jumat (13/9).

Puluhan KK tersebut berada di RT 2 RW 1 sebanyak 30 KK dan RT 5 RW 2 sebanyak 10 KK. ” Sebagian warga mengambil air bersih dari rumah tetangga atau saudara yang tidak mengalami kesulitan air bersih,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi, Jumat (13/9).

Dijabarkan Eka Wahyudi, penyebab kekeringan diarea Desa Kuwon Kecamatan Karas diduga karena menurunnya debit air tanah akibat warga beralih menggunakan sumur bor.

Baca Juga :  Video Porno Hebohkan Warga Magetan.

” Sumur warga kondisi kering, air Pamsimas tidak bisa menjangkau ke semua warga dikarenakan penampungan air (tower tandon) kurang tinggi, menyebabkan tekanan air kurang untuk menjangkau rumah warga, terutama di RT 5 RW 2,” bebernya.

Untuk mencukupi pasokan air bersih warga BPBD Kabupaten Magetan akan mengirimkan air bersih ke Desa Kuwon.

Baca Juga :  Jumlah Dewan Tidak Kuorum, Paripurna DPRD Magetan Pengesahan Raperda Gagal Digelar.

” BPBD Magetan berkoordinasi dengan aparat pemerintah Kecamatan Karas dan pemerintah Desa Kuwon terkait penyebab dan solusi untuk menanggulangi kekeringan di Desa Kuwon, dengan hasil kesepakatan mulai hari Sabtu 14 September 2024 BPBD mendistribusikan air bersih ke Desa Kuwon. Dalam pendistribusiannya akan di bagi di 3 titik lokasi tandon air yang akan di pasang oleh BPBD Magetan,” pungkas Eka Wahyudi.

Berita Terkait

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.
Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:05 WIB

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Selasa, 15 September 2026 - 23:18 WIB

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Berita Terbaru

Barang Bukti Kejahatan Diamankan Polda Jatim

Hukum & Kriminal

Operasi Sikat Semeru 2026 Polda Jatim Amankan 1.212 Tersangka.

Sabtu, 24 Okt 2026 - 22:10 WIB

Bupati Blitar Rijanto Hadiri Peringatan HSN

BLITAR RAYA

Bupati Blitar Hadiri Peringatan HSN

Jumat, 23 Okt 2026 - 18:01 WIB