Dinkes Magetan Waspadai Penyakit Dampak Anomali Cuaca

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Pengasapan Sarang Nyamuk.

Proses Pengasapan Sarang Nyamuk.

MAGETAN [ Jatimnesia.com ] – Anomali cuaca saat ini yang tidak menentu membuat Dinas Kesehatan ( Dinkes) Kabupaten Magetan bekerja ekstra untuk antisipasi datangnya berbagai sumber penyakit yang dapat menyerang masyarakat.

Dinkes Kabupaten Magetan menghimbau masyarakat aktif menerapkan perilaku hidup sehat salah satunya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinkes Magetan dr. Rohmat Hidayat mengatakan, perilaku PSN meliputi menutup tempat yang berpotensi menjadi penampungan air, mengubur barang bekas serta menguras tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti.

“ Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak bosan-bosannya melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk secara berkala dan rutin, agar jentik nyamuknya bisa diberantas,” kata dr. Rohmat Hidayat, Rabu (9/7).

Baca Juga :  Pacitan Berhasil Tekan Kasus Stunting.

Dijelaskan Kadinkes Magetan, anomali cuaca kemarau basah yang saat ini berlangsung memiliki potensi nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah berkembang biak lebih cepat.

“ Kadang panas terus tiba- tiba hujan itu bisa menyebabkan genangan air. Setiap ada genangan itu pasti akan menjadi potensi tumbuh berkembangbiaknya nyamuk demam berdarah,” beber Rohmat Hidayat.

Menghadapi kondisi tersebut, Dinkes Kabupaten Magetan telah melakukan sejumlah upaya pencegahan yang melibatkan berbagai stakeholder.

“ Secara masif memberikan himbauan masyarakat, juga kegiatan surveylent tetap kita pantau dan lakukan serta sosialisasi. Dan apabila ditemukan satu kasus ya segera kita tindaklanjuti dengan melakukan penyeleidikan epidemiologi serta tindakan-tindakan pencegahan diantaranya PSN tadi,” jelas dr. Rohmat Hidayat.

Baca Juga :  Dibeli Pemkab Magetan Rp 3,8 Miliar, Kontainer PCR Alih Fungsi.

Kadinkes Magetan membeber, tercatat ada 198 kasus DBD periode Januari-Juni 2025, diantaranya Januari 40 kasus, Februari 33, Maret 39, April 31, Mei 26 dan Juni 29.

“ Kasus DBD sampai akhir Juni 2025 kurang lebih 198 orang,” tambah Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo mendampingi Kadinkes Magetan.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.
Serap Saran Implementasi ILP, Dinkes Ngawi Undang Puskesmas Hingga Tomas
Dewan Magetan : Dapur SPPG Harus Patuh SOP
Kasus Menu MBG Positif Bakteri, Dinkes Ngawi Dorong SPPG Uji Kelayakan Air
Bupati Magetan Siaran Pers Dugaan Siswa SDN Kediren 2 Lembeyan Keracunan MBG.
Dinkes Ngawi Beri Pelatihan Bedah Tikus Untuk Cegah Leptospirosis.
Dinkes Magetan Antisipasi Keracunan MBG.
Antisipasi Keracunan Program MBG Di Magetan.

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:37 WIB

Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:40 WIB

Serap Saran Implementasi ILP, Dinkes Ngawi Undang Puskesmas Hingga Tomas

Minggu, 19 Oktober 2025 - 16:51 WIB

Dewan Magetan : Dapur SPPG Harus Patuh SOP

Minggu, 19 Oktober 2025 - 16:24 WIB

Kasus Menu MBG Positif Bakteri, Dinkes Ngawi Dorong SPPG Uji Kelayakan Air

Jumat, 17 Oktober 2025 - 22:12 WIB

Bupati Magetan Siaran Pers Dugaan Siswa SDN Kediren 2 Lembeyan Keracunan MBG.

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:01 WIB

Dinkes Ngawi Beri Pelatihan Bedah Tikus Untuk Cegah Leptospirosis.

Sabtu, 27 September 2025 - 10:02 WIB

Dinkes Magetan Antisipasi Keracunan MBG.

Kamis, 25 September 2025 - 07:42 WIB

Antisipasi Keracunan Program MBG Di Magetan.

Berita Terbaru

Kantor Kejari Magetan

Hukum & Kriminal

Kejari Magetan Panggil Mantan Dewan dan Pokmas.

Jumat, 6 Mar 2026 - 16:48 WIB

Bupati Magetan Nanik Sumantri.

Politik & Pemerintahan

Bupati Nanik Tak Komentar Keluhan Pelaku Usaha Terdampak Jalur Satu Arah Magetan.

Jumat, 6 Mar 2026 - 11:49 WIB

Pelaku diperiksa Penyidik Polsek Magetan.

Hukum & Kriminal

Aksi Kejahatan Di Magetan, Wanita Paruhbaya Rampas Kalung Lansia.

Rabu, 4 Mar 2026 - 22:23 WIB