MAGETAN JATIMNESIA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Magetan SRT dijebloskan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan atas dugaan Korupsi Dana Hibah Pokok – Pokok Pikiran (Pokkir) Tahun Anggaran 2020 -2024, Kamis, 23 April 2026.
Selain SRT, Kejari Magetan juga menahan anggota DPRD Magetan Periode 2019 -2024 & 2024-2029 JMT serta anggota DPRD Magetan periode 2019-2024 JML.
Kejari Magetan juga menahan 3 Tenaga Pendamping Dewan AN, TH dan ST yang diduga terlibat korupsi Pokkir sebesar Rp 335 miliar lebih tersebut.
Dalam perkara Pokkir DPRD Magetan, penyidik Kejari Magetan memeriksa puluhan saksi serta menyita ratusan berkas dan dokumen elektronik.
Kepala Kejari Magetan Sabrul Iman mengatakan sejumlah dugaan penyimpangan diduga dilakukan para tersangka.
” Penyimpangan anggota DPRD, mulai kuasai tahapan hibah, kelompok masyarakat formalitas, ditemukan potongan, pengadaan fiktif serta SPJ fiktif,” kata Kajari Magetan, Kamis ( 23/4).
Selanjutnya para tersangka akan di tahan selama 20 hari di Rutan Kelas IIB Magetan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. ” Tahan selama 20 hari di Rutan kelas IIB Magetan,” pungkas Kajari Magetan.
Penulis : joko nugroho








