Magetan Waspada Cuaca Ekstrem

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 24 April 2024 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Cuaca Ekstrem.

Ilustrasi Cuaca Ekstrem.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mengingatkan, terhitung 22- 28 April 2024 Kabupaten Magetan masuk kedalam kewaspadaan cuaca ekstrem, Rabu (24/4).

Hal ini sesuai data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda. BPBD Magetan juga telah mengedarkan pemberitahuan kewaspadaan kepada masyarakat.

” Kemarin kita sudah itu mengedarkan pemberitahuan untuk kewaspadaan pada cuaca ekstrem nanti di masa peralihan musim. Ini khan justru cuaca di Magetan khususnya khan ekstrem banget, ” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kalaksa BPBD Magetan Yok Sujarwadi, Rabu (24/4).

Baca Juga :  Kriteria Sekda Magetan Versi Pimpinan Dewan.

Yok Sujarwadi mencatat, sejumlah kejadian bencana akibat cuaca ekstrem sudah marak di Kabupaten Magetan seperti Puting beliung serta Tanah longsor.

” Terus yang di Kraton Maospati itu ada rumpun bambu tumbang kebetulan dibawahnya itu ada dua orang berteduh sehingga tertimpa yang satu meninggal dunia dan yang satunya dirujuk ke RSUD dr sayidiman Magetan. Kita langsung memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak dan untuk warga yang meninggal kita upayakan pemberian santunan juga, ” jelas Plt Kalaksa BPBD Magetan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Magetan Open House, Catat Lokasi Kediamanya.

Kalaksa BPBD Magetan memastikan, timnya bersama relawan yang ada di Kabupaten Magetan telah siap apabila ada potensi bencana alam yang terjadi sewaktu-waktu.

” Terkait dengan personel kita sangat siap. Kemarin kita kumpulkan potensi relawan ada 30-an organisasi potensi relawan yang ada di Magetan. Kita mohon untuk siap siaga membantu bahu-membahu menangani kalau ada kejadian bencana khususnya di Magetan dan mereka memang sudah tanggap, ” pungkasnya Yok Sujarwadi.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.
Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.
Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.
Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.
Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.
DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.
Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.
Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 10:05 WIB

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Selasa, 15 September 2026 - 23:18 WIB

Kebakaran Lawu Jalur Pendakian Cemorosewu Magetan Ditutup Sementara.

Kamis, 10 September 2026 - 18:44 WIB

Kakek Di Magetan Ditemukan Meninggal Didalam Sumur.

Senin, 7 September 2026 - 07:09 WIB

Debit Air Puluhan Embung Menyusut, Hektaran Tanaman Pangan Di Magetan Terancam Kering.

Senin, 7 September 2026 - 07:05 WIB

Polsek Plaosan Selidiki Penyebab Karhutla Hutan Lawu Magetan.

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:28 WIB

DPRD Magetan Pertanyakan Peran Camat dan Desa Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sungai Sugihrejo, Kawedanan.

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Menu Merdeka Sarapan Ludes Sebelum Dimulai, Warga Pertanyakan Kesesuaian Jumlah Kupon Dengan Porsi Makanan.

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Sosok Noorbiyanto, dari Ketua PWI Hingga Terpilih Aklamasi Ketua Organisasi Advokat Peradin Magetan.

Berita Terbaru

Tim Gabungan Pemkab Ponorogo potong kabel FO semrawut di Jalan Sultan Agung yang membahayakan.

PONOROGO

Tegas!! Pemkab Ponorogo Potong Kabel WiFi Semrawut

Rabu, 21 Okt 2026 - 22:08 WIB

Plt Inspektur Daerah Kabupaten Magetan Imam Fauzi.

Hukum & Kriminal

Program Pokir DPRD Magetan 2025 Jadi Temuan BPK.

Rabu, 21 Okt 2026 - 17:48 WIB