Setahun Kiprah ASB Nahkodai DPRD Pacitan.

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi saat bertemu dengan masyarakat desa

Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi saat bertemu dengan masyarakat desa

PACITAN, JATIMNESIA.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi (ASB) sangat peduli terhadap petani di Kabupaten Pacitan.

Kiprahnya selama menjadi Ketua DPRD Pacitan tidak hanya duduk manis di kursi empuk, melainkan blusukan ke desa-desa di Kabupaten Pacitan bertemu langsung dengan masyarakat.

Menurut Legislator yang akrab disapa ASB itu, Wakil rakyat harus peduli dengan petani dan pekebun, karena rata-rata masyarakat Kabupaten Pacitan adalah petani, pekebun dan peternak.

Oleh sebab itu, ASB sering turun langsung ke desa-desa memastikan nasib pertanian dan perkebunan di Kabupaten Pacitan.

Baca Juga :  Dua Pasar di Kecamatan Punung Pacitan Zero Rokok Ilegal

“Dipilih oleh rakyat wajib peduli kepada rakyat. Bagaimana pertaniannya, kebunnya dan bagaimana peternakannya,” kata ASB, Kamis (13/11).

Kiprah ASB selama setahun menjabat menjadi Ketua DPRD Pacitan sudah 77 desa dikunjungi untuk membangkitkan gairah pertanian di Pacitan.

“Allhamdulilah sampai saat ini sudah 77 desa yang saya kunjungi. Datang itu untuk memberikan solusi dan membangkitkan gairah pertanian di Pacitan,”ungkapnya.

ASB sangat konsen karena, baginya ini juga seiring dan seirama dengan program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mencanangkan ketahanan pangan.

Baca Juga :  Seminar Nasional Ekonomi Dan Manajemen Bisnis “ Perspektif Ekonomi Dan Bisnis Di Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045 ”

” Jadi petani itu adalah profesi yang mulia, bayangkan jika Nggak ada yang mau bertani kita mau makan apa,”tegasnya.

ASB juga menyinggung soal kelapa di Kabupaten Pacitan, Kelapa Pacitan menjadi sentra terbesar di provinsi jawa timur, akan tetapi produktivitasnya semakin menurun.

Dirinya mengajak masyarakat khususnya petani untuk diadakan peremajaan agar tanaman kelapa di Pacitan tetap terjaga.

“Pacitan sebagai salah satu penghasil kelapa terbesar di Jawa Timur akan tetapi produktifasnya menurun, oleh karenanya dibutuhkan peremajaan agar tanaman kelapa di Pacitan tetap terjaga,” pungkas ASB.

Penulis : Apriyanto

Berita Terkait

Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.
Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.
Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.
Pemkab Pacitan Digelontor 70 Miliar Untuk Atasi Banjir Kota dan Normalisasi Sungai Grindulu.
Tradisi Rontek Gugah Sahur Di Pacitan Kondusif
Baru Diresmikan Gubernur Jatim, Jalan Wisata Mangrove Park Dan Lanal Pacitan Rusak Parah
Gula Aren Organik Desa Temon Pacitan Tembus Pasar Dunia

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:02 WIB

Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:27 WIB

Dewan Pacitan Soroti Pembagian MBG

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:42 WIB

Pemkab Pacitan Digelontor 70 Miliar Untuk Atasi Banjir Kota dan Normalisasi Sungai Grindulu.

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:05 WIB

Tradisi Rontek Gugah Sahur Di Pacitan Kondusif

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:26 WIB

Baru Diresmikan Gubernur Jatim, Jalan Wisata Mangrove Park Dan Lanal Pacitan Rusak Parah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:16 WIB

Gula Aren Organik Desa Temon Pacitan Tembus Pasar Dunia

Berita Terbaru

 Kasi Intelijen Kejari Magetan Moh. Andy Sofyan.

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Perpanjang Penahanan Ketua DPRD Magetan Non Aktif Suratno.

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:49 WIB

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro.

Politik & Pemerintahan

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:05 WIB