Stok PMI Menipis, Karyawan RSDS Magetan Sukarela Donor Darah.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan RSDS Magetan Antri Donor Darah.

Karyawan RSDS Magetan Antri Donor Darah.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Jiwa sosial ditunjukan karyawan Rumah Sakit Dokter Sayidiman (RSDS) Kabupaten Magetan menunjukan kepedulianya untuk membantu sesama yang membutuhkan bantuan donor darah, Selasa (21/1).

Karena stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) Magetan menipis, rumah sakit plat merah tersebut membuka layanan donor darah untuk pegawai serta masyarakat luas.

Direktur RSUD dr Sayidiman Magetan dr Rochmad Santoso membenarkan jika banyak karyawan RSDS Magetan serta masyarakat yang sukarela mendonorkan darahnya karena stok darah PMI Magetan menipis.

Baca Juga :  Pacitan Berhasil Tekan Kasus Stunting.

“ Kita bersama – sama membantu PMI, karena stok darah mulai menipis, bertujuan membantu sesama yang membutuhkan bantuan darah, “ kata dr Rochmad Santoso, Selasa (21/1).

Hasil donor darah tersebut nantinya akan langsung disalurkan kepada PMI Magetan, agar jika ada pasien atau masyarakat yang membutuhkan dapat segera dimanfaatkan.

“ Ini akan langsung kita bawa ke PMI, dan memang kami sangat membutuhkan sekali untuk pasien kami, “ ungkap Direktur RSDS Magetan.

Salah seorang pendonor Sahrudin mengaku mendapatkan informasi donor darah melalui grup informasi media sosial yang diposting rekan – rekannya. “ Kebetulan saya dekat dari lokasi, dan memanfaatkan sekaligus menjaga kesehatan, “ ungkapnya.

Baca Juga :  Dewan Desak Pemkab Bentuk Tim Percepatan Exit Tol Magetan.

Kabid Penunjang RSUD dr Sayidiman Magetan, Emy Indriaswati mengucapkan terima kasihnya kepada pegawai RSDS Magetan serta warga masyarakat karena telah sukarela mendonorkan darahnya.

“ Harapannya ketersediaan stok darah di PMI bisa tercukupi dan semakin banyak, mudah-Mudahan masyarakat paham akan kesehatan melalui donor darah, “ pungkasnya.

Penulis : Septian Bayu

Berita Terkait

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Kepala Bapperida Kabupaten Magetan Eko Muryanto.

Politik & Pemerintahan

Usulan Pokir DPRD Magetan Butuh Anggaran Rp 22 Miliar.

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:17 WIB