Waspada, DBD dan Diare Marak Jangkiti Anak Di Magetan.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter spesialis anak RSUD dr Sayidiman Magetan dr Rahma Anindita.

Dokter spesialis anak RSUD dr Sayidiman Magetan dr Rahma Anindita.

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sayidiman Magetan mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Diare menjadi tren penyakit yang paling banyak menimpa anak-anak, Selasa (23/7).

Dokter spesialis anak RSUD dr Sayidiman Magetan dr Rahma Anindita mengungkapkan, dua jenis penyakit itu mendominasi akhir-akhir ini.

” Kalau akhir-akhir ini yang terakhir masih didominasi dengan deman berdarah sama yang banyak mungkin diare, ” jelasnya, Selasa (23/7).

Baca Juga :  Petani Desa Jajar Ucapkan Terima Kasih Atas Bantuan Proyek Irigasi P3-TGAI

Dengan temuan tersebut, pihaknya berpesan kepada orangtua agar aktif menjaga kebersihan di sekitar rumah dan lingkungan masing-masing.

” Jangan sampai ada sarang nyamuk dirumah kita dan juga tetap menjaga kebersihan tangan cuci tangan dengan air bersih sebelum dan sesudah makan, ” ungkap dokter spesialis anak RSUD dr Sayidiman Magetan.

Baca Juga :  Pasar Beran Ngawi Dikeluhkan.

Disisi lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan merinci dari bulan Januari – Juli 2024 ada 466 kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Magetan. Dari jumlah tersebut 236 diantaranya ada anak-anak yang berusia kurang dari 14 tahun.

” Dari 236 kasus DBD usia kurang dari 14 tahun, ” beber Koordinator Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan Agoes Yudi Purnomo.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Penjelasan Panitia Atas Sanggahan Pelaksanaan Ujian CAT Perangkat Desa Kartoharjo.

Politik & Pemerintahan

Tes Perangkat Desa Kartoharjo Magetan Disanggah Peserta.

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:09 WIB

Lahan Pertanian Di Kabupaten Magetan.

Ekonomi & Bisnis

Petani Magetan Pilih Tunda Tanam Padi Karena Kemarau.

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:17 WIB

Ketua DPRD Magetan Riyin Nur Asiyah saat tinjau lokasi kebakaran TPA Milangasri

Politik & Pemerintahan

Ketua Dewan Magetan Sidak Kebakaran TPA Milangasri.

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:54 WIB