NGAWI [ Jatimnesia.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi meraih penghargaan daerah yang berkontribusi dalam upaya penanggulangan Acquired Immune Deficiency Syndrome ( AIDS) – Tuberkulosis– Malaria (ATM) oleh Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (Adinkes).
Anugrah yang diterima langsung Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono itu sebagai bentuk apresiasi dukungan dan kontribusi nyata dalam penanggulangan penyakit di dalam lingkungan masyarakat.
” Tentu ini menjadi semangat kepada teman-teman dinas kesehatan untuk terus mengupayakan bagaimana penyakit ATM ini, terkait AIDS, HIV, Tuberkulosis serta malaria ini bisa zero, harapannya bisa nol, ” kata Bupati Ngawi, Rabu (11/6).
Sebagai informasi Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi aktif memberikan layanan skrining serta tracking penyakit menular mulai tingkat desa yang cakupannya lebih dari 70%.
” Skrining itu perlu dan kita mulai banyak integrasi pelayanan primer di desa. Sambil skrining kesehatan juga skrining HIV AIDS. Harapannya ini terkuak, semakin banyak terkuak kasus kita semakin cepat penanganannya, “ imbuhnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi dr. Yudono membeber saat ini kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) ada 37 pengidap. Angka tersebut turun dari tahun 2024 lalu yang berkisar 116 orang.
” Kita punya ILP, kita kuatkan skrining kita dapatkan dan selesaikan, “ pungkasnya.
Penulis : septian bayu








