Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Inspeksi Mamin Disejumlah Toko Di Magetan

Petugas Inspeksi Mamin Disejumlah Toko Di Magetan

MAGETAN, JATIMNESIA.COM – Memasuki bulan Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan gencar melakukan pengawasan izin edar makanan dan minuman (Mamin) di Kabupaten Magetan, Rabu (18/2).

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Magetan, dr Rochmad Hidayat melalui Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Magetan Almizan Marwan mengatakan, pengawasan makan dan minum telah dilakukan sejak tanggal 9 Februari 2026 lalu.

” Makanan dan minuman dalam kemasan yang beredar di Kabupaten kita pantau,ya ini sudah dua Minggu jalan, ini tim kami bekerjasama dengan Puskesmas, jadi ada tim Dinkes dan nanti petugas dari Puskesmas sudah memantau dari makanan yang beredar di masyarakat. Sekitar lima sampai enam orang.” katanya, Rabu (18/2).

Baca Juga :  Selama Lebaran Faskes Magetan Buka 24 Jam.

Sementara itu, ada tiga poin perhatian khusus dalam pengawasan yang dilakukan Dinkes Kabupaten Magetan yang menyasar semua jenis makanan minuman dalam kemasan.

” Jadi bukan yang siap saji, poinnya yang pertama terkait izin edar minimal ada Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), yang kedua nanti masa kadaluarsa, kemudian yang ketiga kondisi fisiknya. Tiga-tiganya kita cek.” jelas Almizan Marwan.

Baca Juga :  Dinkes Ngawi Dorong Puskesmas Terapkan Pelayanan Penyehatan Tradisional

Meski belum mendapatkan adanya temuan makanan maupun minuman yang melanggar, pihaknya berharap masyarakat bisa lebih perhatian terhadap mamin yang bakal dibeli terlebih untuk suguhan buka puasa maupun hari raya nanti.

” Karena ini masih berjalan jadi prosesnya nanti diakhir nanti ada laporannya. Untuk masyarakat jangan tergiur dari kemasan yang cantik, nanti coba dilihat nanti lagi untuk masa untuk izin edar sama kondisi fisiknya”, pungkas Kabid SDK Dinkes Magetan.

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Petugas Sedang Menangani Sampah.

Politik & Pemerintahan

Dari 60 TPS3R di Magetan, Hanya 29 titik Yang Berstandar Sarpras.

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:02 WIB

BEN Carnival #5 Digelar Meriah Di Kota Blitar.

BLITAR RAYA

BEN Carnival #5 Digelar Meriah Di Kota Blitar.

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:25 WIB