Magetan Masih Nol Kasus Covid-19

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 3 Juni 2025 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinkes Magetan dr Rochmad Hidayat. ( Septian Bayu/Magetan).

Kepala Dinkes Magetan dr Rochmad Hidayat. ( Septian Bayu/Magetan).

MAGETAN [ Jatimnesia.com] – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan meminta seluruh Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) serta Fasilitas Kesehatan (Faskes) lain diwilayah Kabupaten Magetan turut membantu menyampaikan kewaspadaan terhadap kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Himbauan ini menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Kesehatan nomor SR.03.01/C/1422/2025 Tentang Kewaspadaan Terhadap Peningkatan Kasus Covid-19 periode 23 Mei 2025.

” Dinkes berupaya mengedarkan surat tersebut ke jaringan kesehatan terutama di puskesmas dan faskes yang ada di wilayah Kabupaten Magetan. Dengan harapan Puskesmas dapat menyampaikan dalam forum-forum pertemuan di wilayah melalui camat dan kepala desa serta bidan wilayah bisa menyampaikan dalam forum pertemuan tingkat desa,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Magetan, dr. Rohmat Hidayat melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, Selasa (3/6).

Baca Juga :  Disnaker Magetan Klarifikasi Kabar Buruh PT. KSS Mogok.

Sementara, Dinkes Kabupaten Magetan memastikan saat ini belum ada laporan kasus Covid19 yang terjadi di wilayah Kabupaten Magetan.

” Untuk laporan covid-19. Saat ini belum ada faskes yang melaporkan adanya kasus di wilayah,” jelas Suwantiyo.
Namun Dinkes meminta masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat untuk mencegah kasus yang pernah muncul 6 Tahun lalu tersebut.

Baca Juga :  Iri dengan Ngawi dan Madiun, Warga Berharap Nanik Sumantri Lanjutkan Program Exit Tol Magetan.

” Cuci tangan, makan teratur dan bergizi, olahraga teratur, serta menggunakan masker kalau mengalami ganguan pernapasan batuk, pilek dan sebagainya. Kedua kalau bergejala batuk dan pilek segera dibawa ke faskes dan terakhir petugas kesehatan memantau pendatang terutama dari luar negeri yang datang dari negara endemis,” pungkas Kabid P2P Dinkes Magetan

Penulis : Joko Nugroho

Berita Terkait

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.
Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.
Serap Saran Implementasi ILP, Dinkes Ngawi Undang Puskesmas Hingga Tomas

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:37 WIB

Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.

Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:40 WIB

Serap Saran Implementasi ILP, Dinkes Ngawi Undang Puskesmas Hingga Tomas

Berita Terbaru

KDKMP Desa Buluharjo Kecamatan Plaosan.

Politik & Pemerintahan

Lahan Pasar Hewan Plaosan Magetan Diduga Tergerus Proyek KDKMP Desa Buluharjo

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:09 WIB