Pacitan Berhasil Tekan Kasus Stunting.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadinkes Pacitan, dr Daru Mustiko Aji.

Kadinkes Pacitan, dr Daru Mustiko Aji.

PACITAN [ Jatimnesia.com] – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan berhasil menurunkan angka stunting, Selasa ( 24/6).

Angka stunting di Kabupaten Pacitan berdasarkan data survei terbaru adalah 11,84%. Data ini merupakan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 yang dirilis Mei 2025.

Sesuai data Dinkes Pacitan prevalensi stunting di Pacitan yang sebelumnya mencapai 20,3% pada tahun 2022, sempat naik menjadi 20,9% pada tahun 2023, namun kemudian menurun drastis menjadi 11,8% pada tahun 2024.

Baca Juga :  3 Atlit Magetan Berlaga Di PON XXI/2024 Aceh - Sumut.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Pacitan dr. Daru Mustika Aji mengaku bersyukur atas capaian ini.

” Ini adalah hasil dari kerja kolektif semua pihak. Kami terus memperkuat intervensi spesifik dan sensitif, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, peningkatan cakupan ASI eksklusif, perbaikan gizi balita, hingga edukasi kepada ibu hamil. Pendekatan berbasis keluarga dan komunitas sangat berperan dalam penurunan stunting ini,” ujar dr. Daru Mustika Aji, Selasa (24/6).

Daru menambahkan, pencapaian ini tidak membuat Dinkes Pacitan berpuas diri, melainkan menjadi motivasi untuk terus mempertahankan bahkan menurunkan angka stunting lebih jauh lagi menuju target nasional.

Baca Juga :  Krish Naufal Anugrah Robby Ungkap Peran Strategis Paralegal dalam Akses Keadilan dan Kesehatan Global.

Sebagai apresiasi, Pemerintah Kabupaten Pacitan memberikan penghargaan kepada tim Dinas Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan yang telah berkontribusi aktif dalam penanganan stunting di wilayah tersebut.

Dinkes Pacitan akan memperluas program intervensi dengan pendekatan kolaboratif, termasuk menggandeng sektor pendidikan dan organisasi masyarakat untuk memastikan tumbuh kembang anak Pacitan tetap optimal.

Penulis : Apriyanto

Berita Terkait

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.
Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Pacitan Terbitkan Aturan Peredaran LPG 3 Kg.

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:02 WIB

Pasokan Gas LPG Pacitan Ditambah 38.080 Tabung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Berita Terbaru

 Kasi Intelijen Kejari Magetan Moh. Andy Sofyan.

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Perpanjang Penahanan Ketua DPRD Magetan Non Aktif Suratno.

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:49 WIB

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro.

Politik & Pemerintahan

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:05 WIB