Genoks RSDS Magetan Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Pasien.

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 Januari 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genertor Oksigen ( Genoks) RSDS Magetan.

Genertor Oksigen ( Genoks) RSDS Magetan.

MAGETAN [Jatimnesia.com]- Pasokan Genarator Oksigen (Genoks) Rumah Sakit Dokter Sayidiman (RSDS) Magetan ternyata belum mampu memenuhi kebutuhan pasien, Selasa ( 21/1).

Dari kebutuhan oxigen 235.532 M3 hanya 39.777 M3 hanya yang mampu dipenuhi Genoks, sedangkan sisanya dari oksigen central (Liquid).

” Yang didistribusikan untuk ruang Srikandi, Kamar bersalin, Nakula, Sadewa dan unit dialisis dimana pasien pasien tersebut menggunakan oksigen lebih ringan dibandingkan dengan pasien pasien di ruang PICU – NICU, ICU untuk mensuplay pasien yang menggunakan ventilator, ruang Baladewa (Unit Stroke) dan kamar operasi yang membutuhkan konsentrasi dan tekanan lebih tinggi dan hanya bisa dicukupi dengan oksigen liquid,” kata Direktur RSDS Magetan dr. Rohmat Santoso melalui Kepala Bidang ( Kabid) Penunjang Emy Indriaswati RSDS Magetan, Selasa (21/1).

Baca Juga :  Dinkes Ngawi Gandeng Unair Sosialisasi Bahaya Merokok.

Dijabarkan Emy, Genoks RSDS Magetan hanya mampu produksi Oksigen 30M3/jam, sehingga kebutuhan utama dicukupi oksigen liquid.

” Generator oksigen hanya mampu memproduksi oksigen 30m3/ jam, karena generator oksigen adalah sebagai back up, sehingga sumber utama oksigen dipenuhi oleh oksigen liquid yang terdistribusi dengan jaringan sentral oksigen di seluruh ruangan rumah sakit sesuai standart KRIS (Kelas Rawat Inap Standar),” bebernya Kabid Penunjang RSDS Magetan.

Baca Juga :  Komisi D Ponorogo Sidak Sekolah Rakyat.

Sebagai informasi, Pasca Pandemi Covid-19, jumlah kunjungan pasien ke RSDS Magetan terus meningkat setiap tahunnya.
Periode tahun 2024, jumlah kunjungan pasien rawat jalan mencapai 120.555 kunjungan, sedangkan tahun 2023 adalah 110.420 kunjungan.

Kenaikan signifikan juga terjadi pada kunjungan pasien rawat inap yaitu 20.473 dari 17.318 di tahun 2023, begitu juga dengan pasien IGD pada tahun 2024 mencapai 27.138 dibandingkan dengan tahun 2023 yaitu 19.662 pasien.

Berdasarkan data realisasi kebutuhan oksigen di RSUD dr.Sayidiman Magetan Tahun 2024 adalah 275.532 M3.

Berita Terkait

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Kantor Bakesbangpol Ngawi

NGAWI

Pemkab Ngawi Gelontor Rp 2,5 Miliar Untuk Banpol.

Rabu, 24 Jun 2026 - 16:03 WIB

Pengelola Program Zoonosis Dinkes Ngawi, Anang Ristanto.

Kesehatan

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 23 Jun 2026 - 15:48 WIB

 Kasi Intelijen Kejari Magetan Moh. Andy Sofyan.

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Perpanjang Penahanan Ketua DPRD Magetan Non Aktif Suratno.

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:49 WIB

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro.

Politik & Pemerintahan

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:05 WIB