Kasus TBC Di Ponorogo Tembus 2.543 Penderita.

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo

Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo

PONOROGO, JATIMNESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo meningkatkan upaya gempur penyakit Tuberkulosis (TBC), Rabu (3/9).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setiyarini, mengatakan bahwa saat ini angka TBC nasional menduduki peringkat tertinggi kedua di dunia sehingga ada percepatan penanganan di tingkat nasional dan daerah.

“ Ini kita memang target kita semua digerakkan untuk deteksi diri TBC untuk nanti di screening, ditata laksana kalau misalnya ditemukan dan nanti ini dikerjakan bersama-sama dari tim percepatan penanggulangan TBC termasuk di dalamnya organisasi masyarakat,” katanya, Rabu (3/9).

Baca Juga :  Pemkab Blitar Upacara Peringati Hari Kesaktian Pancasila.

Saat ini ada dua ribu lebih kasus dugaan penyakit TBC yang tercatat di dinas terkait.

“ Yang di Ponorogo ini kasus TBC tahun 2025 ini ada 2.543, kalau secara nasional memang angka kita itu memang capaian terduga TBC masih di bawah angka nasional per Agustus ini. Kalau yang temuan kasusnya ini kita baru 31% dari target nasional per Agustus ini 60% dan pasien TBC yang mendapatkan pengobatan meskipun tadi ditemukan sedikit Insyaallah semuanya sudah diobati, jadi kita temukan diobati sampai sembuh biar nanti tidak menularkan,” ungkapnya.

Dijelaskan Anik Setiyarini, tantangan utama dalam penanganan penyakit menular ini adalah stigma negatif yang ada di masyarakat.

Baca Juga :  Magetan Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat 2025.

“ Stigma ini yang membuat orang-orang untuk periksa ketika ada batuk kemudian ada keringat dingin di malam hari ada gejala-gejala TBC dia tidak mau periksa karena ada stigma yang demikian kental pada masyarakat terkait dengan TBC ini,” tuturnya.

Sementara itu capaian pengobatan di bulan Agustus ini sudah di angka 95%.

“ Insyaallah capaian kita sudah mencapai targetnya per Agustus ini 95%. Kalau yang pasien sukses rate selesai pengobatan itu memang kita mencapai angkanya baru 77% dari 90% yang tercapai,” pungkas Kabid P2P Dinkes Ponorogo.

Berita Terkait

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.
Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.
Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:37 WIB

Dinkes Magetan Awasi Peredaran Mamin.

Berita Terbaru

 Kasi Intelijen Kejari Magetan Moh. Andy Sofyan.

Hukum & Kriminal

Kejaksaan Perpanjang Penahanan Ketua DPRD Magetan Non Aktif Suratno.

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:49 WIB

Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro.

Politik & Pemerintahan

Wabup Magetan Klaim SiLPA Rp 135 Miliar Wajar.

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:05 WIB