Sekda Malaka Berharap ILP Puskesmas Betun Beri Layanan Kesehatan Optimal

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 22 Juli 2024 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Malaka Berharap Beri Layanan Kesehatan Optimal.

Sekda Malaka Berharap Beri Layanan Kesehatan Optimal.

MALAKA, NTT – [Jatimnesia.com] – Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka Ferdi Un Muti meresmikan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Puskesmas Betun. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang dilanjutkan diskusi lintas sektoral.

Sekda Malaka Ferdi Un Muti menyampaikan agar seluruh petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Betun melakukan pelayanan pada masyarakat secara prima dan maksimal.

“ Lakukan pelayanan kesehatan secara baik sesuai dengan standarnya, sehingga tercapai kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Malaka yang lebih memadai,” kata Sekda Ferdi Un Muti.

Menurut Sekda Malaka, Integrasi Layanan Primer harus menyentuh segala lapisan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan Program Pemerintah Kabupaten Malaka di bidang kesehatan.

Baca Juga :  Dinas PUPR Ngawi Rekonstruksi Jalan Teguhan - Pelang Kidul.

“ Kesehatan menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah, sehingga perbaikan kualitas di bidang kesehatan termasuk yang ada di dalamnya soal pelayanan harus semakin ditingkatkan dari saat ke saat,” tandas Sekda Ferdinand.

Dalam diskusi lanjutan, beberapa materi disampaikan misalnya tentang Progress dan Strategi Pencapaian ILP di Kabupaten Malaka, Dukungan Penganggaran di Tingkat Desa untuk Implementasi ILP Tahun 2024 dan Dukungan Stakeholder Terkait Strategi dan Target Implementasi ILP.

Baca Juga :  Petani Magetan Temukan Mortir.

Secara nasional, ILP dilaunching pada akhir Bulan Agustus 2023. Integrasi Layanan Primer fokus pada 3 hal yakni siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan, perluasan layanan kesehatan melalui jejaring dan memperkuat pemantauan wilayah setempat.

” Program ILP ini harus mendapat dukungan anggaran, kolaborasi berbagai elemen dan harus bekerja multi sektoral,” ujar Sekda.

Khusus untuk Kabupaten Malaka ada 8 Puskesmas yang mendapat fokus perhatian yakni Puskesmas Weoe, Puskesmas Betun, Puskesmas Alkani, Puskesmas Uabau, Puskesmas Nurobo, Puskesmas Namfalus, Puskesmas Biuduk Foho dan Puskesmas Seon.

Penulis : Adrianus N Bria

Berita Terkait

Kisah Pilu Warga Ponorogo, Anak Meninggal Karena TBC, Sisakan Biaya Pengobatan Jutaan Rupiah.
Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.
Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.
Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis
Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.
RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.
Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi
RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:48 WIB

Dinkes Pastikan Ngawi Tidak Ada Kasus Hantavirus.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:11 WIB

Jaminan Kesehatan 998 Warga Magetan Dinonaktifkan.

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:17 WIB

Dinkes Ngawi Temukan Warga Positif Leptospirosis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinkes Ngawi Komitmen Tekan Kematian Ibu dan Bayi.

Rabu, 22 April 2026 - 16:05 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Ingatkan Warga Rutin Cek Kesehatan Jantung.

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dinkes Magetan Temukan Ratusan Mamin Tak Layak Konsumsi

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:18 WIB

RSUD dr. Sayidiman Magetan Datangkan Alat Pendeteksi Tumor Paru.

Senin, 9 Maret 2026 - 08:21 WIB

Dinkes Pacitan Awasi Peredaran Pangan Dan Takjil.

Berita Terbaru

Kantor PPKB PP dan PA Kabupaten Magetan.

Politik & Pemerintahan

Biaya Perjalanan Dinas P2KBP3A Magetan Tembus Rp 3,2 Miliar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:36 WIB

Petugas saat berupaya memadamkan kobaran api di rumah Dinas Puskesmas yang terbakar.

Peristiwa

Rumdin Puskesmas Ponorogo Selatan Terbakar.

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:05 WIB

Tim Disperkim Magetan Melakukan Kunjungan Lapangan Di Salah Satu RTLH.

Politik & Pemerintahan

2.500 Warga Magetan Tempati Rumah Tidak Layak Huni.

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:40 WIB